Jakarta (ANTARA News) - Masalah nutrisi pada anak sejak dalam kandungan dapat menyebabkan masalah pertumbuhan yang disebut stunting atau balita pendek.

Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan, Slamet Riyadi Yuwono, memaparkan permasalahan ini usai jumpa pers tentang sosialisasi peraturan tentang menyusui di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat.

"Pendek atau stunting adalah gangguan pertumbuhan yang terjadi pada balita di mana pertambahan tinggi badan tidak sesuai dengan pertambahan usia," ujar Slamet.

Stunting atau balita pendek ini dapat dicegah melalui asupan nutrisi yang baik dan tepat sejak janin masih dalam kandungan hingga bayi berusia dua tahun, papar Slamet.

"Ini sangat terkait dengan status gizi ibu, oleh sebab itu sebelum masa kehamilan ibu harus tercukupi nutrisinya," ujarnya.

Slamet juga menekankan bahwa inilah salah satu hal yang harus diperhatikan, karena dapat terkait dengan kualitas sumber daya manusia di masa datang.

"Oleh sebab itu masa kehamilan dan menyusui menjadi sangat penting bagi ibu dan bayi, karena ini sangat menetukan pertumbuhan dan perkembangan seorang anak," kata Slamet.
(M048)




: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026