Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Zainuddin mengatakan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di beberapa kawasan di daerah tidak mempengaruhi produksi padi.
Diterangkannya dari data areal padi yang terkena banjir di Kecamatan Batu Benawa 56 hektar, Kecamatan Barabai 10 hektar yang merupakan lahan sisa panen sementara di Kecamatan Batang Alai Utara 80 Hektar yang juga lahan sisa panen, areal padi yang terkena banjir tidak terkena poso.
Berbeda dengan tanaman palawija yang mengalami poso seperti jagung di daerah kecamatan Hantakan kurang lebih 2 hektar,terong 0,5 hektar, buncis 0,3 hektar dan semaian, dampak banjir akibatkan poso karena arealnya berada di bantaran sungai sehingga disapu banjir dan jumlah kerugian belum diketahui.
Berdasarkan Evaluasi Capaian tanam, Panen, Produktifitas dan Produksi Padi dalam Rangka P2BN tahun 2012 untuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah sampai dengan April 2012 pencapaian target untuk arel tanam telah terealisasi 82,14% atau seluas 36.141 hektar.
"Dengan Realisasi Produksi Gabah Kering Giling (GKG)Â 156.175 ton atau 81,48% sementara untuk produksi beras 101.515 ton atau 80,19% dan kecamatan Labuan Amas Utara merupakan penyumbang produksi terbesar dengan 13.249 ton,"katanya.
Lebih lanjut diterangkannya, untuk optimalisasi pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Pemerintah Pusat dari APBN telah mengelontorkan dana berupa bantuan sosial sebesar 3 milyar yang diperuntukkan untuk 31 kelompok Petani yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Pemanfaataan dana ini antara lain untuk irigasi, pengelolaan sumber air, konservasi air dan antisipasi anomali, pemeliharaan bendungan, teknisnya kelompok petani mengusulkan dana bantuan untuk satu juta per hektar, pencairan langsung ke rekening kelompok, satu kelompok bisa mendapatkan dana dari Rp. 30 Juta hingga Rp. 100 juta sesuai luasan lahan.
 "Agar dana benar-benar bermanfaat dan maksimal digunakan kepentingan petani dan masyarakat maka dilakukan pengawasan penggunaan dananya melibatkan Tim dari Dinas Pertanian TPH Kabupaten HST, Penyuluh Pertanian, Camat dan Pambakal,"katanya.(Fathurrahman/D)
