Hasil tes urine anggota kepolisian yang dilakukan Propam Polresta Banjarmasin bekerja sama dengan Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalsel sudah seminggu hasilnya belum diketahui.
Kepala Kepolisian Resort Kota Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, Rabu mengatakan, sampai saat ini laporan dari kegiatan tes urine anggota belum diterima.
Pihak Propam Polresta Banjarmasin pun belum ada laporan terkait hasil dari kegiatan tes urine anggota Polresta beserta jajaran Polsek-Polsek di wilayah Kota Banjarmasin yang dilaksanakan beberapa waktu lalu itu.
Bila hasil tes urine sudah diterima, langsung dipelajari lalu di informasikan ke media untuk diberitakan, tidak ada yang ditutup-tutupi.
"Saya belum terima laporan hasil tes urine itu sehingga belum mengetahui ada atau tidak anggota dijajaran Polresta Banjarmasin yang terlibat penyalahgunaan narkotika," ucapnya.
Tes urine anggota Polresta dimaksudkan untuk penertiban dan mengetahui apakah ada anggota polisi dari jajaran Polresta Banjarmasin dan Polsek-Polseknya pemakai narkotika.
Tes urine juga dilakukan terhadap masing-masing kepala satuan dan para Kapolsek.
Sekitar 100 polisi diperiksa urine, bila positif ada anggota pemakai narkotika, akan menjalani sidang disipliner, katanya seraya menuturkan saat tes urine Kamis (9/1)di halama Polresta Banjarmasin, 20 anggota tak mengikutinya.
Rencananya tes urine polisi jajaran Polresta Banjarmasin dilaksanakan rutin pertiga bulan, maksudkan agar polisi bisa terpantau dari penyalahgunaan narkotika/Gun/D.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.