Perlu solusi inovatif yang mudah diterapkan, berbasis potensi lokal, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat,"
Tanjung (ANTARA) - Kelurahan Sulingan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan bersama UPT Balai Benih setempat menggiatkan gerakan menanam sayur melalui inovasi Kelurahan Tahan Pangan dengan Menanam Sayur (Kelana Sayur).
Lurah Sulingan, Rahmanuddin mengatakan inovasi ini dalam rangka mendukung gerakan ketahanan pangan menyusul belum optimalnya pengelolaan ketahanan pangan di masyarakat.
“Perlu solusi inovatif yang mudah diterapkan, berbasis potensi lokal, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat," jelas Rahmanuddin, Kamis.
Ia meyakini inovasi Kelana Sayur dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan kelurahan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat memenuhi kebutuhan sayur, mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dan lingkungan sekitar.
Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya sayuran serta menumbuhkan potensi ekonomi rumah tangga berbasis pertanian.
Baca juga: Pemkab Tabalong - BNNP Kalsel tanda tangani kerja sama P4GN
Hadirnya inovasi ini dapat meningkatkan sumber sayuran segar di tingkat rumah tangga, pengurangan pengeluaran rumah tangga untuk belanja sayur dan peningkatan keterampilan masyarakat dalam bercocok tanam.
“Kita berharap inovasi ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong kemandirian pangan, serta menjadi contoh praktik baik pelayanan publik yang inovatif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Gerakan menanam sayur melalui inovasi ini melibatkan aparatur kelurahan, penyuluh pertanian, kader PKK dan masyarakat.
Dengan dukungan sarana prasarana berupa bantuan benih sayuran unggulan, polybag, media tanam, pupuk organik dan peralatan sederhana pertanian.
"Anggaran kegiatan dari dana kelurahan, APBD Kabupaten Tabalong dan swadaya masyarakat serta dukungan mitra,” kata Rahmanuddin
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026