Batulicin (ANTARA) - Manajemen PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, bakal menghentikan sementara pelayaran KMP Bamega rute Pelabuhan Teluk Gosong Pulau Laut-Pelabuhan Pulau Sebuku.
GM PT ASDP Cabang Batulicin Ardian di wakili Kepala Departement Head Bisnis dan Pelayanan Cabang Batulicin, Andri Papalia di Tanah Bumbu, Kamis, mengatakan armada yang melayani rute Pelabuhan Teluk Gosong Pulau Laut-Pelabuhan Pulau Sebuku menjalani perawatan dan perbaikan secara berkala (docking) selama 15 hari.
"KMP Bamega rencananya akan dikirim ke Galangan Koja Bahari kota Banjarmasin pada Oktober, selama disana kapal akan diperiksa dan dilakukan perawatan berkala untuk meningkatkan performa kapal," kata Andri.
Ia menjelaskan, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayaran maka kapal tersebut harus dilakukan pemeliharaan, seperti pemeriksaan, perbaikan kerusakan, pengecatan badan kapal, dan membersihkan badan kapal yang berada di bawah garis air.
Untuk sementara waktu, masyarakat atau calon pengguna jasa yang hendak bepergian menuju Pulau Sebuku- Pulau Laut dan sebaliknya dapat menggunakan transportasi lain.
Baca juga: ASDP: Kapal "docking" tidak pengaruhi layanan penumpang
Andri mengungkapkan, perbaikan KMP Bamega bukan karena faktor kerusakan fatal pada mesin atau bagian lain, namun alasan armada masuk jadwal perawatan rutin pada Oktober 2026, sehingga kapal tersebut masuk galangan kapal untuk pengecekan atau perawatan berkala.
"Hal tersebut merupakan upaya PT ASDP memberikan pelayanan yang terbaik terhadap calon pengguna jasa, jangan sampai calon penumpang kapal banyak yang mengeluh akibat masalah pada kapal saat dioperasikan," tutur Andri.
Andri menegaskan PT ASDP berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan visi dan misi pemerintah. PT ASDP juga tidak merubah jadwal keberangkatan kapal, hingga saat ini masih dilayani satu kali keberangkatan atau pulang dan pergi.
"Rata-rata jumlah penumpang di dua Pelabuhan tersebut untuk kendaraan roda empat mencapai 13 unit, kendaraan roda dua 51 unit dan penumpang 30 orang," tutup Andri.
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026