Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memperkuat strategi pemasaran wisata sungai dan kuliner sebagai kearifan lokal.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan, Pemkot Banjarmasin bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) kota setempat telah membahas tantangan dan peluang pariwisata.
Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin untuk terus mendorong sektor pariwisata yang menjadi ikon daerah ini, yakni sungai Martapura dan beragam kuliner khas daerah sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Ia menyoroti potensi wisata sungai, kuliner khas, serta event budaya Banjarmasin yang perlu dikemas lebih profesional dan berkelanjutan.
“Pariwisata Banjarmasin punya kekuatan di sungai dan kuliner sebagai kearifan lokal. Tantangannya adalah bagaimana kita semua, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, berkolaborasi menyiapkan infrastruktur, SDM, serta promosi yang tepat sasaran," ujar Yamin.
Sementara itu Ketua PHRI Kota Banjarmasin, Budi Salim menyampaikan, pihaknya membuat kegiatan dialog malam atau evening dialogue bersama Pemkot menjadi wadah strategis untuk menyatukan visi antara pemerintah dan pelaku industri.
"Kami berharap masukan dari bapak wali kota dan seluruh kepala instansi bisa menjadi pijakan untuk menjawab tantangan pariwisata Banjarmasin, mulai dari perizinan, kebersihan kota, hingga penataan kawasan wisata,” ungkapnya.
Menurut dia, komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai kota tujuan wisata sungai yang nyaman, bersih, dan berdaya saing.
Pewarta: SukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026