Jakarta (ANTARA) - Portland Trail Blazers bangkit menundukkan San Antonio Spurs dengan skor 106-103 pada gim kedua play-off NBA Wilayah Barat di San Antonio, Rabu WIB, yang membuat kedudukan kedua tim kini sama kuat 1-1.

“Sebagai tim, sebagai satu kesatuan, saya pikir itu tujuan kami, bermain agresif. Hantam siapa pun yang masuk ke paint, lakukan box out, dan bermain cepat. Itu semua menjadi kunci kesuksesan kami dan membuka ruang bagi kami,” kata pemain Blazers Scoot Henderson dikutip dari laman resmi NBA.

Henderson tampil impresif dengan mencetak 31 poin, membawa Portland memanfaatkan situasi setelah bintang Spurs Victor Wembanyama mengalami cedera pada kuarter kedua.

Wembanyama didiagnosis mengalami gegar otak setelah terjatuh dengan wajah terlebih dahulu menghantam lantai usai dilanggar Jrue Holiday yang membuat tidak dapat kembali bermain.

 

Absennya pemain setinggi 224 centimeter itu menjadi titik balik pertandingan. Meski demikian, Spurs yang menjadi unggulan kedua sempat unggul hingga 14 poin pada awal kuarter keempat sebelum kehilangan momentum serangan.

Portland menutup pertandingan dengan laju 11-2, termasuk alley-oop dunk Robert Williams III dengan 12 detik tersisa yang membawa keunggulan 104-101 setelah menerima umpan dari Deni Avdija.

Selain Henderson, kontribusi pemain Portland datang dari Holiday dengan 16 poin dan sembilan assist, Avdija mencetak 14 poin, serta Williams menambah 11 poin.

Dari kubu Spurs, Stephon Castle menjadi pencetak angka terbanyak dengan 18 poin, diikuti De’Aaron Fox dengan 17 poin. Devin Vassell mencatatkan 16 poin dan 12 rebound, namun gagal memasukkan tembakan tiga angka pada dua detik terakhir yang berpeluang menyamakan skor.

Sebelumnya, Wembanyama yang mencetak 35 poin pada gim pertama hanya mampu membukukan lima poin, empat rebound, satu blok, dan satu assist dalam 12 menit sebelum cedera. Dia kini memasuki protokol gegar otak NBA yang mengharuskannya menjalani masa pemulihan minimal 48 jam serta serangkaian tes neurologis sebelum dinyatakan layak bermain.

Kekalahan ini juga memutus rekor Spurs yang sebelumnya memenangkan 76 pertandingan play-off saat unggul 14 poin atau lebih di kuarter keempat, dengan kekalahan terakhir dalam situasi serupa terjadi pada 19 Mei 2003 melawan Dallas.

Gim ketiga dijadwalkan berlangsung di markas Portland pada Jumat waktu setempat.

 








Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Blazers bangkit tekuk Spurs 106-103, kedua tim sama kuat 1-1

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026