SDC menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas
Banjarbaru (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut kehadiran Safety Driving Center (SDC) menjadi langkah konkret Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan dalam menekan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melalui peningkatan keterampilan dan kesadaran berkendara masyarakat.
"SDC menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas," kata dia saat meresmikan SDC milik Ditlantas Polda Kalsel di Banjarbaru, Rabu.
Kakorlantas menilai fasilitas ini penting mengingat angka kecelakaan masih menjadi tantangan.
Ia mengapresiasi Polda Kalsel dan pemerintah daerah yang dinilai serius menghadirkan pusat pelatihan berkendara tersebut.
Bahkan, SDC ini menjadi yang pertama di Kalsel dan berhasil meraih rekor MURI yang diterima Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr M Fahri Siregar.
"Keselamatan berkendara kuncinya ada pada kompetensi pengemudi, di sinilah masyarakat bisa belajar baik teori maupun praktik,” tegasnya.
Selain itu, capaian penurunan angka fatalitas kecelakaan hingga 65 persen saat Operasi Ketupat tahun ini turut menjadi catatan positif.
Menurutnya, kehadiran SDC diharapkan mampu memperkuat tren penurunan tersebut.
Sementara Kapolda menegaskan SDC menjadi pusat edukasi keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Program ke depan akan terus kami kembangkan dan dikoordinasikan dengan Korlantas. Harapannya jelas, angka kecelakaan bisa ditekan, terutama yang berujung korban jiwa,” katanya.
Sementara Gubernur Kalsel Muhidin menilai keberadaan SDC memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka kecelakaan melalui berbagai program keselamatan.
"Kami berharap SDC mampu membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan secara menyeluruh," ucapnya.
Pewarta: FirmanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026