Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) benar-benar dioptimalkan, capaian selama ini sangat bagus,"

Banjarmasin (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI Endang Agustina mengapresiasi optimalisasi kinerja pada bidang pencegahan yang selama ini telah dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNNP Kalsel) hingga melebihi target.

"Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) benar-benar dioptimalkan, capaian selama ini sangat bagus," kata dia di Banjarmasin, Rabu.

Saat menyambangi kantor BNNP Kalsel, Endang menyatakan upaya pencegahan memang sejatinya dikedepankan.

Di samping penegakan hukum bagi jaringan pengedar yang juga terus digencarkan guna menutup pasokan narkotika agar tidak sampai ke masyarakat.

Endang menilai rantai bisnis haram narkotika akan berhenti dengan sendirinya ketika tidak ada lagi permintaan dari pemakai.

"Makanya penting mencegah generasi muda terutama agar tidak coba-coba narkoba, di sinilah edukasi perlu dikuatkan menyasar sekolah-sekolah, kampus hingga lokasi lainnya yang dianggap rawan jadi sasaran peredaran," jelasnya.

Sedangkan bagi yang sudah terlanjur menggunakan apalagi sampai kecanduan, Endang mendorong BNNP Kalsel bisa memfasilitasi secara optimal untuk rehabilitasi baik rawat inap ataupun rawat jalan.

"BNNP Kalsel punya mobil Relink Mobile untuk jemput bola bagi mereka yang ingin mendapatkan layanan rehabilitasi, inovasi ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar berkelanjutan," pintanya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan II, Endang menegaskan kembali perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Mari kita bangun kolaborasi yang solid demi menciptakan lingkungan bersih dari narkoba sehingga masa depan generasi muda hari ini terjaga untuk kejayaan bangsa Indonesia," tambahnya.

Anggota Komisi III DPR RI Endang Agustina disambut Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Asep Taufik dan jajaran saat kunjungan kerja di kantor BNNP Kalsel. (ANTARA/Firman)

Sementara Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Asep Taufik menyampaikan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) berjalan on the track.

Sejumlah inovasi pun dilakukan dengan sejumlah aksi terdiri dari integrasi kurikulum anti narkoba dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama hingga kampanye kreatif anak dan remaja.

Kemudian pembentukan sekolah dan kampanye bersinar, integrasi teknologi dan monitoring berbasis data melalui media sosial serta pemilihan penggiat anti narkoba.

"Tentunya kami butuh dukungan dari Komisi III DPR, kehadiran Pak Endang jadi kesempatan baik menyampaikan aspirasi demi optimalisasi kinerja ke depan," ujarnya.



Pewarta: Firman
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026