Rantau (ANTARA) - Kepolisian Sektor Tapin Utara, Polda Kalimantan Selatan, meningkatkan patroli rutin guna menekan aksi balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Tapin Utara Budi Santoso mengatakan, tren balap liar masih ditemukan di sejumlah titik rawan terutama di kawasan Rantau Baru pada malam hingga dini hari.

“Rantau Baru menjadi salah satu lokasi yang sering dijadikan ajang balap liar, sehingga patroli kami fokuskan di sekitaran kawasan itu,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu.

Ia menjelaskan, dalam penanganannya petugas lebih mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan pembinaan langsung di tempat kepada para remaja yang terjaring.

Baca juga: Rutan Rantau verifikasi NIK warga binaan guna akses layanan publik

“Untuk saat ini kami lakukan pembinaan di tempat, memberikan edukasi dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Budi.

Budi menyebutkan, Kehadiran polisi melalui patroli rutin dinilai cukup efektif menekan aktivitas balap liar di kawasan Rantau Baru

"Pola balap liar yang berpindah-pindah lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan," tambahnya.

Selain itu, ucap Budi, Polsek Tapin Utara mengajak peran serta orang tua dan masyarakat untuk turut mengawasi serta mengingatkan anak-anak agar tidak terlibat dalam balap liar.

Baca juga: Satpol PP Tapin tertibkan anak punk, mayoritas pendatang

“Kami mengimbau kepada remaja agar tidak melakukan balap liar karena membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ungkap Budi.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026