Hulu Sungai Selatan Kalsel (ANTARA) - Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi perhubungan, H Ardiansyah laksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev mengangkat masalah berlalu lintas.
Sosrev atau Wawasan Kebangsaan (Waasbang) dengan tema : "Mudik dan Tertib Berlalu lintas" berlangsung di "Kota Dodol" Kandangan (135 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Ahad.
Tema dalam Sosrev itu dari tinjauan Islam dan hukum positif yaitu Undang Undang (UU) Lalu Lintas itu menghadirkan dua narasumber masing-masing Rektor Institut Agauma Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan DR. Muhsin Aseri, serta Kasat Lantas Polres HSS AKP Rahmat Endro.
Kasat Lantas HSS menyampaikan kepada masyarakat pentingnya jika mudik lebaran agar tetap tertib dalam berlalu lintas supaya selamat di perjalanan.
Baca juga: Ketua DPRD Kalsel temui dan terima aksi massa di ruang paripurna
"Mengingat banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) akibat kelalaian dalam perjalanan. Mari kita tekan angka kecelakaan dengan persiapan yang baik dalam bepergian," pungkas Rahmat Endro,
Sementara Rektor IAI Darul Ulum Kandangan menyampaikan hukum di Indonesia dan menyatakan, bahwa orang islam wajib taat kepada hukum Undang Undang lalu lintas dan hukum syariat islam.
"Oleh karena itu, masyarakat diharapkan taat kepada pemerintah/Ulil Amri sehingga tercipa keamanan dan ketertiban," pungkas Muhsin Aseri,
Sedangkan Ardiansyah yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Kalsel menyampaikan permasalahan jalan nasional dan jalan provinsi yang berlubang di HSS.
"Hal tersebut sudah kita sampaikan kepada pihak terkait, dan insyaallah akan segera dilakukan perbaikan, sehingga akan memudahkan masyarakat dalam melalukan perjalanan pada saat arus mudik," ujar Ardiansyah yang mantan Ketua DPRD serta Wakil Bupati HSS. .
Menanggapi masalah jalan tersebut, pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel Ardi menyatakan, bshwa jalan nasional dan jalan provinsi terus perbaikan bersama Dinas Pekerjaan Umum dsn Penataan Ruang (DPUPR) provinsi setempat.
"Perbaikan tersebut seperti penutupan jalan yang berlobang dan overlay lapisan aspal yang rusak pada ruas jalan tertentu," ujar Ardi.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026