Musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dan wajib dalam perencanaan pembangunan daerah, karena melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat secara langsung,

Pelaihari (ANTARA) - Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, H Rahmat Trianto menegaskan, keterbatasan anggaran, sumber daya manusia (SDM) dan waktu menjadi alasan penting dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) untuk menentukan skala prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

"Musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dan wajib dalam perencanaan pembangunan daerah, karena melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat secara langsung," ujarnya diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut Akhmad Hairin pada Musrenbang Kecamatan Tahun 2027, di Aula Kantor Kecamatan Jorong, Kamis.

Baca juga: Bupati tekankan Musrenbang RPJMD Tanah Laut berdampak bagi masyarakat

Ia menjelaskan pemerintah daerah menetapkan fokus penguatan sumber daya manusia sebagai salah satu program unggulan, di antaranya melalui kebijakan satu desa satu lulusan pendidikan tinggi disesuaikan potensi dan kebutuhan masing-masing desa dan kelurahan.

Bupati menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah juga menjadi perhatian utama, khususnya di wilayah Jorong, Kintap dan Batu Ampar, yang memiliki potensi sektor pertambangan, perkebunan serta berbagai usaha ekonomi masyarakat. 

"Pemerintah mendorong agar kegiatan pembangunan dan penyelenggaraan event dapat dikaitkan langsung dengan pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan guna meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat," terangnya.

Baca juga: Bupati Tala tekankan pentingnya budaya literasi sejak dini

Sementara, Camat Batu Ampar Hendro Cahyoko mengatakan, Kecamatan Batu Ampar terdiri atas 14 desa. Dalam musrenbang tersebut sebagian besar mengusulkan rehabilitasi jalan, pembuatan drainase, rehab jembatan dan jalan usaha tani.

"Harapannya usulan prioritas tersebut dapat direalisasikan oleh dinas teknis guna memperlancar kegiatan perekonomian dan pelayanan publik," tegasnya.



Pewarta: Arianto
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026