Banjarbaru Kalsel (ANTARA) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK mengharapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru atau Nataru tahun ini di provinsinya optimal.
Supian HK mengungkapkan hal itu, usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Lapangan Hitam Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kalsel di Banjarbaru, Jumat (19/12) Sore.
Ketua DPRD Kalsel dua periode itu berharap, pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dapat berjalan secara optimal dan terukur, khususnya dalam menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat.
Menurut politikus senior pengamanan tidak hanya berorientasi pada jumlah personel, tetapi juga pada efektivitas pengendalian di titik-titik rawan.
“Pengamanan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama di rumah ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, dan kawasan wisata. Pendekatan yang profesional dan humanis menjadi kunci agar masyarakat merasa terlindungi,” ujar Supian HK.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu menilai koordinasi lintas sektor yang solid serta respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi faktor penentu keberhasilan pengamanan akhir tahun.
Menurut wakil rakyat kelahiran Rantau Bujur HSU 1957 tersebut, stabilitas keamanan di penghujung tahun memiliki dampak langsung terhadap kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
"Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025, kita harapkan seluruh unsur pengamanan memiliki kesiapan yang sama dalam menjalankan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalsel tetap terjaga selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," demikian Supian HK.

Apel yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota.
Gelar pasukan tersebut sebagai bentuk pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana pendukung, serta mekanisme pengamanan yang akan diterapkan selama periode akhir tahun 2025.
Kegiatan itu sekaligus menandai dimulainya Operasi Lilin 2025 yang difokuskan pada pengamanan rumah ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, serta sejumlah lokasi strategis lainnya yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
