Amuntai (ANTARA) - Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan Sahrujani mengharapkan penguatan inklusi dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas saat kegiatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025.
Sahrujani berharap peringatan HDI dapat jadi titik tolak untuk semakin peduli, inklusif, dan bersemangat dalam membangun masa depan lebih baik bagi penyandang disabilitas.
Baca juga: Kemeriahan ABR 2025 ditandai gun start, junjung semangat inklusi
"Penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani, melainkan bagian integral dari bangsa yang memiliki hak dan potensi besar bagi pembangunan," ujar Bupati di Aula Idham Chalid, Kota Amuntai, Rabu.
Dia menambahkan, akan terus berupaya memperkuat program "Kabupaten Layak Anak dan Inklusi Sosial," termasuk dukungan pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Hal senada juga disampaikan pada laporan dari panitia Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Amuntai Fathurahman.
"Tema kegiatan ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembangunan daerah dan berhak dapatkan layanan serta pemberdayaan," ujarnya.
Dia mengatakan, prestasi penyandang disabilitas Kabupaten HSU di antaranya para atlet NPC sebanyak 77 orang dengan medali sebanyak 37 emas, 29 perak dan 24 perunggu.
"Prestasi-prestasi ini jadi bukti nyata bahwa penyandang disabilitas di HSU berkarya, berdaya, dan tidak pernah berhenti menunjukkan potensi tanpa batas," ujarnya.
Baca juga: Bupati HST lepas 78 atlet disabilitas berlaga di Peparprov Kalsel 2025
Adapun acara tersebut dimeriahkan penampilan tarian dari SLBN 1 Amuntai dan SLBN 2 Amuntai, Fashion Show, Dramatikal Puisi dan Menyanyi, serta peresmian stand.
