Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotabaru senilai Rp3,306 triliun pada 2026.
Wakil Bupati Kotabaru H. Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD atas kerja sama selama proses pembahasan APBD 2026 yang berlangsung secara intensif.
“Total APBD Kotabaru 2026 sebesar Rp3,306 triliun, turun sekitar 27,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp4,2 triliun,” katanya di Kotabaru, dilaporkan Kamis.
Ia menjelaskan, fokus pembangunan daerah pada 2026 diarahkan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta penanggulangan kemiskinan sesuai tema pembangunan daerah.
Setelah mendapat persetujuan bersama, rancangan APBD tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Selatan untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
“Semoga APBD ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Syairi Mukhlis.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kotabaru Awaluddin menyatakan bahwa kesepakatan APBD merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Program pembangunan yang direncanakan harus tetap fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam menyusun anggaran, namun DPRD tetap memberikan sejumlah catatan penting, khususnya terkait penurunan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai 28,41 persen.
“Kami berharap anggaran 2026 bisa lebih fokus pada kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Awaluddin.
