Istri Wakil Presiden RI Selvi Gibran Rakabuming membuka bazar amal internasional yang diikuti 41 negara tersebut hingga dihadiri para duta besar, perwakilan internasional, serta organisasi perempuan dari kawasan Asia hingga Eropa.
Baca juga: Persoalan dana daerah dan deposito masih menjadi sorotan
Pembukaan acara turut dimeriahkan penampilan Tari Baksa Kambang, tarian tradisional Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menggambarkan keindahan alam Banua, kelembutan masyarakat, serta filosofi kehidupan yang dinamis.
Saat sambutan, Selvi mengapresiasi kontribusi seluruh peserta dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah utama gelaran internasional tersebut.
“Saya merasa bangga berada di tengah perempuan hebat dari berbagai negara yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga menggerakkan ekonomi sosial yang bermanfaat luas,” ujarnya.
Gubernur Kalsel H. Muhidin didampingi istri Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyampaikan WIC merupakan jembatan penting dalam mempererat hubungan lintas bangsa.
“Women’s International Club memberikan peluang bagi perempuan dari berbagai negara untuk berjumpa, membangun persahabatan, dan bertukar gagasan. Inilah bentuk diplomasi budaya yang sangat penting bagi dunia,” katanya.
Ia menambahkan tujuan WIC tetap berfokus pada perbaikan sosial dan dukungan pendidikan melalui kegiatan penggalangan dana, salah satunya lewat bazar amal tahunan ini.
Pada gelaran tahun ini, stan Kalsel menjadi salah satu yang paling diminati karena. pengunjung dapat menemukan beragam kerajinan khas Banua, seperti kain tenun sasirangan, wadai (kue) khas Banjar, kuliner tradisional, hingga berbagai suvenir kerajinan tangan.
Baca juga: Pemkab Balangan tampilkan Nasi Astakona pada CoE Kalsel 2026
Selain memamerkan produk unggulan, Pemprov Kalsel juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempromosikan sektor pariwisata Banua, mulai dari wisata religi, alam, hingga budaya.
Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman bersama istri dr. Ellyana Thrisya Hasnuryadi turut hadir mendampingi jajaran pemerintah daerah.
Istri Duta Besar Lithuania Mrs. Renata Gaidene, yang juga membuka stan negara tersebut, mengapresiasi terhadap dukungan Pemprov Kalsel dalam acara internasional tersebut.
“Saya sangat antusias mengikuti bazar amal ini. Kami membawa berbagai produk khas Lithuania seperti perhiasan amber. Kami mengapresiasi sambutan Pemprov Kalsel yang sangat mendukung kegiatan ini. Saya berharap ke depan Lithuania dan Kalimantan Selatan bisa berkolaborasi lebih jauh,” ujarnya.
Selain Kalsel dan Lithuania, peserta dari 41 negara menampilkan berbagai produk unggulan mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, mode, hingga produk kreatif khas setiap negara.
Bazar Amal WIC 2025 diharapkan menjadi ajang diplomasi budaya dan ekonomi yang memperkuat hubungan internasional sekaligus memberikan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.
Baca juga: Inspektorat Kalsel implementasikan pengawasan internal berbasis risiko
Pewarta: Latif ThohirEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026