Kepala Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Christian Ronny Sik melalui Kepala Unit I Iptu Pol Hadi S Siagian di Banjarmasin, Senin mengatakan, pihaknya sempat mengamankan dan memeriksa lima wanita yang diduga kuat mahasiswi saat berada di Hotel Kharisma Banjarmasin.
Kelima oknum mahasiswi itu diamankan saat pihak Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin sedang melaksanakan kegiatan razia Narkoba dalam usaha menekan angka peredaran Narkoba yang sering terjadi di hotel-hotel.
Kelima oknum yang diduga mahasiswi itu diketahui berinisial EN (19), RI (19), AR (19), IA (18), NH (19) semuanya beralamat di wilayah Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
"Kami telah mengamankan lima oknum mahasiswi saat berada di Hotel Kharisma, namun setelah itu dilepaskan dengan catatan mereka tidak akan mengulangi perbuatan itu," ucapnya.
Saat razia kelima wanita itu diduga sedang melakukan pesta Narkoba disalah satu kamar hotel yang saat digerebek pihak Satuan Narkoba.
"Saat razia di hotel itu tidak berapa lama datang tiga wanita dengan wajah sedikit merah diduga lagi mengonsumsi Narkoba jenis inek, langsung saja kami amankan dan kami tanya mau kemana salah satu wanita mengatakan mau ketempat teman di salah satu kamar dilantai tiga," katanya.
Karena curiga ada "pesta" dikamar tersebut maka pihak Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin melakukan penggerebekan disalah satu kamar dilantai tiga itu dan ditemukan dua orang wanita lagi.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut kelima wanita itu langsung diamankan ke markas Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin untuk dimintai keterangan seputar kegiatan mereka dikamar tersebut bukan hanya diperiksa kelima wanita itbt juga dilakukan tes urine.
Hasil tes urine diketahui hanya empat wanita yang hasil tes urinenya positif dan satu wanita negatif.
Selanjutnya karena tidak cukup bukti dan hanya berdasarkan pada tes urine kelima wanita tersebut tidak bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dilepaskan dengan catatan tidak melakukan perbuatan itu lagi, demikian Hadi.
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.