Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan berupaya menularkan warisan budaya musik Banjar kepada generasi Z sebagai langkah menciptakan regenerasi pelestari seni daerah.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Rabu, mengatakan musik Banjar merupakan salah satu identitas dan jati diri daerah yang harus terus dijaga kelestarian dari masa ke masa.

Baca juga: Wali Kota Banjarmasin rombak puluhan pejabat maksimalkan pelayanan

“Melalui lomba dan kegiatan lainnya, kita ingin menumbuhkan kembali rasa cinta masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap seni musik Banjar,” ujarnya.

Menurut Yamin, pada peringatan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin tahun 2025, Pemkot melibatkan banyak seniman muda untuk menampilkan lantunan irama dan lagu Banjar. Kegiatan itu bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya serius menjaga warisan budaya lokal.

“Lagu-lagu Banjar adalah karya seni yang sarat nilai, pesan moral, dan filosofi kehidupan yang diwariskan leluhur kita,” katanya.

Ia mengapresiasi partisipasi puluhan peserta yang mengikuti lomba menyanyi lagu Banjar dengan antusias.

“Semangat ini bukti bahwa seni musik Banjar tidak akan hilang, justru akan terus berkembang menjadi kebanggaan Kota Seribu Sungai,” ucapnya.

Baca juga: Banjarmasin fokuskan APBD 2026 bagi sektor unggulan dan daya saing SDM

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin Fitriah mengatakan lomba menyanyi lagu Banjar diikuti puluhan peserta yang membawakan salah satu dari sepuluh lagu Banjar terpilih.

“Lagu-lagu ini dipilih karena memiliki nilai budaya tinggi dan dekat dengan masyarakat Banjar. Harapan kami, lomba ini bisa memicu lahirnya regenerasi musisi lokal yang berani membawa identitas Banjar ke panggung lebih luas,” ujarnya.

Dengan mengusung tema Melestarikan Seni dan Budaya Banjar Melalui Lagu Banjar, Fitriah menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menjadi panggung ekspresi seni, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga kota.

“Banjarmasin adalah kota yang maju dan sejahtera. Agar itu seimbang, budaya lokal harus tetap dijaga. Lagu Banjar bukan sekadar nyanyian, tapi identitas yang membedakan kita dari daerah lain,” katanya menegaskan.

Baca juga: KemenPAN-RB dampingi Pemkot Banjarmasin perbaiki AKIP
 

Pewarta: Sukarli
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026