Banjarbaru (ANTARA) - Puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, berlangsung meriah dan penuh makna dihadiri ribuan warga merayakan momentum yang tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga jadi cerminan kebersamaan dalam pembangunan kota.

Lapangan Dr Murdjani menjadi saksi digelorakannya tekad mewujudkan visi kota Banjarbaru Elok, Maju, Adil dan Sejahtera (Emas) sesuai tema hari jadi tahun 2026 "Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas" di lapangan ikonik Banjarbaru itu, Senin.

Suasana perayaan hari jadi kota yang ditetapkan sebagai kota administratif pada 20 April 1999 tersebut dipenuhi interaksi hangat antarwarga berasal berbagai kalangan yang menunjukkan pembangunan Kota Banjarbaru tidak berjalan sendiri tetapi tumbuh dari kolaborasi dan partisipasi bersama.

Baca juga: Tabligh akbar bersama Hanan Attaki warnai Hari Jadi ke-27 Banjarbaru lebih religius

Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Kehadiran pemangku kepentingan itu menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam mendorong kemajuan Banjarbaru, termasuk kehadiran para kepala daerah se-Kalsel, Forkopimda Banjarbaru hingga pimpinan SKPD yang berbaur dengan ribuan warga.

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menegaskan Banjarbaru telah berada di jalur pembangunan yang tepat dan menunjukkan kemajuan konsisten yang tergambar bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung.

"Sejumlah indikator penting tercapai seperti capaian Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Kalimantan Selatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan fasilitas publik yang semakin inklusif," ujar Muhidin dalam sambutannya.

Baca juga: Banjarbaru gelar Expo dan Job Fair, sediakan 1.553 lowongan kerja
Baca juga: Ratusan pelari semarakkan Banjarbaru Running Festival Hari Jadi ke-27 Banjarbaru

 

Selain itu, dukungan terhadap pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional yang akan dibangun di kota berjuluk Indah, Damai, Aman dan Nyaman (Idaman) itu dinilai dapat menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kota setempat.

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan, capaian yang diraih merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat merupakan bentuk pengakuan atas pencapaian pembangunan yang terus menunjukkan tren positif.

"Pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, pengangguran, hingga peningkatan kualitas birokrasi adalah bukti nyata kerja bersama seluruh elemen. Ke depan, kami berupaya agar semuanya semakin baik sehingga terwujud Banjarbaru Emas," ucapnya.​​​​​​​

Baca juga: DPRD Banjarbaru dukung Pemkot majukan pembangunan kota
 

Dikatakan Lisa, memasuki usia ke-27, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak sehingga harus saling mendukung mewujudkan Banjarbaru Emas yang menjadi tujuan bersama harus diwujudkan dengan semangat gotong royong

Momentum perayaan hari jadi juga diwarnai dengan Deklarasi Gerakan Kilau Emas (Kelola dan Pilah Sampah untuk Banjarbaru Emas), sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.

Di sisi lain, nuansa kebersamaan semakin terasa melalui pembagian 15.000 porsi gratis Soto Banjar kepada masyarakat yang menjadi tradisi dan simbol rasa syukur sekaligus upaya mempererat hubungan sosial antarwarga.

Pemerintah Kota Banjarbaru juga terus mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif, salah satunya mengangkat Soto Banjar sebagai ikon menuju kota gastronomi dunia, sebagai strategi mempromosikan kekayaan lokal ke tingkat global.

Memasuki usia ke-27, Banjarbaru menunjukkan kematangan sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara administratif, tetapi juga tumbuh dengan nilai kebersamaan, kolaborasi, dan optimisme menuju masa depan Emas.

 

 



Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026