Organisasi tersebut resmi dilantik sekaligus menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula KH Kasyful Anwar, Martapura, Sabtu, dengan 50 pengurus dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan, Alin Wijaya.
Baca juga: Wabup Banjar: Sektor pertanian tulang punggung perekonomian daerah
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Banjar, Muhammad Syarofi, menyampaikan pihaknya telah memetakan potensi sektor pertanian, perikanan, serta peternakan kambing dan sapi yang melimpah di wilayah itu.
"Potensi Kabupaten Banjar sangat kaya dan melimpah, kami yakin DPD Tani Merdeka dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan provinsi untuk mengembangkan sektor pangan secara optimal," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalsel, Alin Wijaya, menjelaskan pembentukan DPD ini merupakan bagian dari implementasi program nasional ketahanan pangan yang sebelumnya bernama Tani Pejuang dan kini bertransformasi menjadi Tani Merdeka.
"Tugas utama kita adalah mendukung ketahanan pangan melalui hilirisasi tiga komoditas unggulan yakni kopi, kakao, dan kelapa. Itu yang paling kita prioritaskan saat ini," jelasnya.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Ikhwansyah, mewakili Bupati H Saidi Mansyur mengapresiasi kehadiran organisasi tersebut yang dinilainya sebagai wadah strategis dalam menjembatani kebutuhan petani dengan kebijakan pemerintah.
Baca juga: Pemkab Banjar dan kelompok tani kolaborasi majukan sektor pertanian
"Melalui organisasi ini, aspirasi petani dapat disampaikan dengan lebih cepat, sekaligus menjadi jembatan antara kebijakan nasional dengan kebutuhan nyata di lapangan," ucapnya saat membuka kegiatan Rakerda.
Ikhwansyah juga mengajak seluruh pengurus dan anggota memperkuat koordinasi serta menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan petani. Ia menekankan pentingnya penerapan praktik pertanian ramah lingkungan demi menjaga kelestarian sumber daya alam.
Pelantikan dan Rakerda turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita, perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), kelompok tani, organisasi kepemudaan, serta undangan lainnya.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera oleh Ketua DPW kepada Ketua DPD, kemudian dilanjutkan pengibaran Bendera Tani Merdeka Indonesia oleh Muhammad Syarofi selaku Ketua DPD yang baru dilantik.
Baca juga: Pemkab Banjar dukung program pemerintah melalui oplah pertanian
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026