Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menyampaikan pihaknya fokus menyelesaikan pembangunan trotoar di Jalan Lambung Mangkurat yang membentang sekitar satu kilometer pada Tahun Anggaran 2025.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin andalkan Forum Bamara serap aspirasi warga
“Ini kelanjutan program tahun sebelumnya untuk menyempurnakan sisi kiri dan kanan jalan. Fasilitas trotoar akan ditata lebih baik, modern, dan ramah bagi pejalan kaki,” ujar Suri di Banjarmasin, Kamis.
Ia menyebut anggaran pembangunan trotoar tersebut mencapai Rp7,2 miliar, termasuk perbaikan drainase di bawah dengan meningkatkan kapasitas guna mendukung kawasan bebas banjir.
“Kita perdalam drainase hingga lebih dari satu meter, bersamaan dengan pelebaran trotoar agar lebih nyaman bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” ungkap Suri.
Trotoar yang dibangun akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti guiding block, akses landai, dan tempat duduk, mengikuti desain trotoar modern yang sudah diterapkan sebelumnya di Jalan Ahmad Yani.
“Revitalisasi ini juga bagian dari upaya mempercantik pusat kota dan mendukung program Banjarmasin sebagai kota tujuan wisata. Suasana jalan akan lebih nyaman untuk berjalan kaki maupun bersantai,” ujar Suri.
Baca juga: Banjarmasin lanjut ciptakan kawasan jalan ramah pejalan kaki
Selain di kawasan pusat kota, perbaikan trotoar dan drainase juga menyasar wilayah lingkungan seperti Jalan Darma Praja dan Jalan Mawar di Banjarmasin Timur.
Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar mendukung penuh program ini karena seluruh kawasan jalan di kota membutuhkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki.
“Apalagi jalan di pusat kota yang menjadi titik aktivitas masyarakat harus memiliki fasilitas pejalan kaki yang memadai. Kami di DPRD ikut mengawal proyek ini sejak pembahasan APBD 2025,” ujar Ridho.
Ia menegaskan DPRD akan terus mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai waktu, berkualitas, dan memperhatikan aspek lingkungan seperti penghijauan.
Upaya peningkatan trotoar dan drainase ini sejalan dengan visi misi pembangunan Kota Banjarmasin yang mengedepankan layanan fasilitas umum yang inklusif dan berkelanjutan demi mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera.
Baca juga: Museum Kayuh Baimbai diajukan jadi museum nasional
