"Dispora Kalsel memberikan dukungan permodalan melalui program Bantuan Wirausaha Muda Pemula terhadap 85 orang wirausaha muda pada 13 kabupaten/kota atau Rp10 juta per orang sebagai modal usaha," kata Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugerah di Banjarmasin, Rabu.
Baca juga: Promosikan potensi wisata, Disporapar Balangan gelar lomba video pendek
Dispora Provinsi Kalsel juga menggelar Pelatihan Wirausaha Muda (Wiramuda) 2025 kepada sejumlah pemuda dari Kabupaten Balangan dan Tabalong.
Kegiatan pelatihan tersebut, kata Anugerah, Dispora Kalsel telah melakukan enam kali yang menjangkau 13 kota/kabupaten sejak 2024 hingga 2025.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta yang telah memulai usaha mendapatkan kesempatan meningkatkan kemampuan, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama hal inovasi dan pemasaran digital.
“Kami mengharapkan dapat memicu semangat wirausaha di kalangan pemuda terutama agar mereka bisa berinovasi dan beradaptasi pada era digital saat memasarkan produk maupun mengembangkan usaha yang relevan,” ujar Anugerah.
Anugerah menjelaskan Dispora Provinsi Kalsel memantau dan memetakan sektor usaha yang digeluti para pemuda, namun usaha kuliner masih menjadi sektor dominan di Kalsel.
Baca juga: Kadispora Tanah Laut: Porprov Kalsel 2025 pertandingkan 62 cabor
“Dispora Kalsel mendorong agar usaha kuliner lokal bisa lebih inovatif, misalkan produk khas daerah dikemas lebih modern dan menarik, terutama untuk dipasarkan secara digital,” ungkap Anugerah.
Setelah pelatihan untuk Balangan dan Tabalong, Dispora Provinsi Kalsel akan melanjutkan pelatihan ke kabupaten/kota lain secara bergiliran hingga seluruh daerah terjangkau
"Tidak ada daerah yang tertinggal mengembangkan wirausaha pemuda,” ucap Anugerah.
Dispora Kalsel mendorong generasi muda yang mandiri secara ekonomi, kreatif, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui program Wiramuda.
Baca juga: Pemprov Kalsel siapkan pemuda hadapi era digital
