Balangan (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, Kalimantan Selatan H Abiji mendorong organisasi pecinta benda pusaka di kabupaten tersebut agar sesegera mungkin mengantongi izin resmi agar dapat lebih mudah menjalankan kegiatan.
"Saya mendorong agar organisasi pecinta benda pusaka di Balangan untuk segera mungkin melengkapi berkas seperti akta notaris, sekretariat dan lainnya agar dapat lebih mudah dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan ke depannya," kata Kadisdikbud Balangan H Abiji di Paringin, Selasa.
Baca juga: Disdik Kalsel diperintahkan renovasi gedung sekolah rusak
Abiji menuturkan, kegiatan perkumpulan dari organisasi pecinta benda pusaka tidak hanya sekadar ajang silaturahmi saja tetapi sebagai pelestarian pusaka-pusaka dari leluhur.
Selain itu Abiji juga berharap kegiatan perkumpulan dapat menjadi edukasi bagi para anak muda khususnya di Kabupaten Balangan, agar dapat lebih dalam lagi mengenal peninggalan para leluhur terutama benda pusaka ini.
Terakhir Kadisdikbud mengungkapkan, kalau perlu nantinya pemerintah daerah akan membuat museum di Balangan khusus untuk menampilkan benda pusaka agar menjadi edukasi bagi semua orang terutama para anak muda.
Sementara itu perwakilan organisasi Pawasian Banua Sanggam, Angga Alfiandy menyebutkan kegiatan perkumpulan pecinta benda pusaka di Balangan tahun ini dapat dibilang sangat meriah sekali karena diikuti oleh ratusan peserta dari dalam maupun luar daerah.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin instruksikan penanganan anak putus sekolah
“Kegiatan tahun ini sangat meriah sekali, alhamdulillah banyak teman-teman dari dalam maupun dari luar daerah yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan kita ini," kata Angga.
Angga menambahkan nantinya kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan dalam setiap tahunnya, karena melihat antusias dari para peserta sangat bagus sekali terlebih dalam melestarikan benda-benda pusaka ini.
