Rakor ini kita laksanakan merupakan bagian dari proses pendataan dan pembinaan calon penerima bantuan tersebut
Balangan (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi untuk memastikan bantuan penyaluran program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) 2026 tepat sasaran dan transparan.
“Rakor ini kita laksanakan merupakan bagian dari proses pendataan dan pembinaan calon penerima bantuan tersebut,” kata Penggerak Swadaya Masyarakat Dinsos Balangan Fakhrurazi di Paringin, Senin.
Fakhrurazi menuturkan, terkait kriteria penerima pada program ini pihaknya memilih berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan penerima manfaat harus masuk dalam kategori desil satu sampai lima.
Selain itu lanjutnya, kondisi rumah juga menjadi penilaian seperti atap, lantai dan dinding yang tidak layak serta luas rumah calon penerima bantuan juga menjadi penilaian.
Baca juga: Gowes se-Kalimantan di Balangan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah
Fakhrurazi mengatakan sebanyak 50 calon penerima manfaat dari 22 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Balangan dilibatkan dalam program ini.
Dengan harapan ujar Fakhrurazi, program ini benar-benar tepat sasaran dan masyarakat dapat memanfaatkan serta menjaga bantuan yang diberikan.
Sementara salah satu penerima manfaat, Khairu Saleh dari Desa Tundi, Kecamatan Awayan mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya tersebut.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Perbaikan dilakukan pada bagian dapur dan bagian depan rumah saya," ucapnya.
Baca juga: Dishub Balangan kerahkan 60 petugas untuk amankan konser Dewa 19
Pewarta: Ragil DarmawanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026