Daging kurban bertuliskan Allah menghebohkan warga yang sedang melakukan kegiatan pembagian daging kurban sapi di handil warga Banua Batung RT. 1 RW. 1 Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
 


Warga Banua Batung Sairi menjelaskan, siang itu dirinya menerima daging segar  dengan berat  kurang lebih ¼ kilo tersebut dibungkus dalam plastik.

Sesampai  dirumah istrinya  diminta untuk memasak daging tersebut untuk sajian makan siang sekaligus menjamu para tamu dan keluarga yang bersilaturrahmi merayakan hari raya Idul Adha.

“Begitu membuka bungkusan tersebut   istri saya sangat terkejut karena  melihat  tulisan yang Allah di permukaan daging kurban tersebut," katanya.
 
Karena itu, akhirnya istri dan keluarga Sairi memutuskan tidak jadi memasak daging tersebut dan segera mnengabarkan ke tetangga sekitar keberadaan daging bertuliskan Allah.

Warga pun berbondong-bondong menyaksikan keunikan dari daging kurban yang masih segar dan terlihat jelas  bertuliskan Allah dan tak sedikit dari mereka menyampaikan pujian kebesaran yang Maha Kuasa.

Daging tersebut masih disimpan di rumah keluarga Sairi dan setiap orang diperbolehkan untuk melihat keunikan daging.
 
Karena pengaruh udara dan faktor lainnya, daging yang semula segar mulai mengering  dan menghitam namun bentuk asma Allah masih terlihat jelas.

Tokoh Masyarakat HST Zainal Arifin menuturkan munculnya tulisan atau bentuk menyerupai asma Allah memang sering terlihat baik di air, tumbuhan, awan, hewan, kulit bahkan bentuk bagian tubuh makhluk hidup.


Keunikan tersebut, kata dia,  sebagian bisa dijelaskan  dan sebagian lainnya tetap menjadi misteri
dari kebesaran Allah.
 
 
Warga hendaklah sadar dan tak terjebak pada syirik yang menyesatkan dan peran tokoh ulama serta masyarakat penting untuk meluruskan pendapat yang menyimpang. Fat/B.




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026