Jakarta, Antaranews Kalsel - Melalui program program Sisternet sebagai “Rumah Digital”, XL mengajak perempuan Indonesia agar bisa saling memberdayakan, menginspirasi, dan meng-insklusi  dalam ekonomi digital. 


Perempuan sangat berpengaruh di segala sisi baik di kehidupan keluarga, bahkan di lingkup usaha. Perempuan memang memiliki banyak keinginan dan kebutuhan yang lebih dari seorang pria. Mereka juga dinilai memiliki kemampuan multi-tasking.

Untuk itulah Sisternet kami hadirkan sebagai Rumah Digital dan sekaligus ‘Asisten Pribadi’ kaum perempuan guna mendukung kegiatan sehari-hari,” kata Chief Digital Services Officer, Joseph Lumban Gaol saat mengenalkan format baru Sisternet tersebut di Jakarta, Minggu (15/01).

Joseph menambahkan, sebagai Rumah Digital, Sisternet menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan kaum perempuan. Selain itu, juga menjadi tempat yang bisa meng-empower agar hobi atau minat mereka atas sesuatu hal bisa menghasilkan uang melalui Digital Economy.

Dengan konsep seperti itu, XL yakin Sisternet bisa menjadi sarana kaum perempuan untuk mewujudkan cita-citanya. Untuk saat ini agenda kegiatan Sisternet masih lebih banyak di Jakarta. Secara bertahap akan dikembangkan ke kota-kota di daerah lain.

Dengan visi menggerakan ekonomi digital Indonesia, Sisternet menyasar pada kalangan perempuan muda 21-35 tahun, berpendidikan dan memiliki potensi ekonomi, memiliki kemampuan finansial serta sudah melek internet dan tech-savvy.

Dari sisi kemampuan ekonomi, mereka termasuk dalam berbagai macam kategori, memiliki cukup waktu dan terus ingin belajar sehingga dapat memberikan manfaat antar perempuan Indonesia. Selanjutnya Sisternet akan diarahkan menjadi crowdsourcing dan sharing economy platform apps berbasis digital.

Sebagai Rumah Digital berbasis ekonomi, Sisternet tampil dalam format digital melalui website www.sisternet.co.id. Untuk mempermudah kalangan perempuan mengaksesnya, Sisternet juga hadir dalam beberapa format media sosial, yaitu Instagram @sisternetid, FB Sisternetid, youtube Sisternetid, dan twitter @sisternetid.

Program ini menawarkan berbagai manfaat bagi para anggota, antara lain berupa workshop dan artikel harian dengan tema pemberdayaan potensi diri, forum diskusi, dan voucher belanja. Selama 2017, Sisternet menargetkan 100 ribu anggota. Tidak ada biaya apapun untuk bisa bergabung dengan Sisternet.

Berbagai keunggulan dari program Sisternet yang diyakini bisa menarik kaum perempuan untuk bergabung antara lain adalah setiap bulan ada agenda “Sisternet Academy” berupa workshop bersama mitra brand besar untuk memberdayakan para “sister” atau anggota. Workshop yang sudah disiapkan meliputi fotografi, memasak, kecantikan, serta pengembangan diri. Para pembicara dan mentor workshop adalah sejumlah nama besar di bidangnya.

Konsep baru Sisternet kali ini telah mendapat respon positif dari beberapa brand besar yang siap mendukung perempuan Indonesia, di antaranya Nikon bersama Riomotret, Sony Mobile (XPERIA), Wardah, British Council, dan PT. Nusa Pangan Sukses Makmur, sedangkan di bidang pendidikan Sisternet di support oleh Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Podomoro. Selain itu, juga ada program SisterTrip, SisterMenulis, dan Forum untuk berdiskusi dan berinteraksi dengan sesama anggota maupun dengan para praktisi.

Sisternet juga telah bekerjasama dengan sejumlah partner seperti Wardah, Nikon dan Riomotret untuk mendukung penyelenggaraan program-programnya. Wardah, produsen produk kecantikan asli Indonesia, memberikan dukungan dalam program Sisternet Beauty Academy yang merupakan bagian dari Sisternet Academy.

 


Pewarta: Herry Murdy Hermawan
Editor : Herry Murdy Hernawam

COPYRIGHT © ANTARA 2026