Kami meningkatkan kewaspadaan dan siaga baik di mako maupun objek-objek vital,Banjarbaru (Antaranews Kalsel) - Satuan Brigade Mobile Daerah Kalimantan Selatan, meningkatkan kewaspadaan dan siaga di markas komando dan sejumlah objek vital pascabom di markas kepolisian resor Kota Surakarta, Jawa Tengah.
"Kami meningkatkan kewaspadaan dan siaga baik di mako maupun objek-objek vital," ujar Komandan Satuan Brimobda Kalsel Kombes Puji Santosa di Kota Banjarbaru, Selasa.
Ia mengatakan, meski pun tidak menambah personel untuk menjaga markas komando yang terletak di Jalan Ahmad Yani Km 30 Banjarbaru, tetapi waspada dan siaga terus dilakukan.
Disebutkan, personel yang setiap hari piket sebanyak 15 orang dan bertugas menjaga lingkungan markas komando yang terletak berseberangan di ruas jalan negara provinsi setempat.
"Setiap orang yang masuk diperiksa petugas piket, ditanya apa tujuannya. Itu semua dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan termasuk ancaman bom terhadap personel," ungkapnya.
Menurut dia, selain peningkatan kewaspadaan di markas komando, personel Brimobda juga ikut disiagakan pada sejumlah objek vital termasuk pusat-pusat perbelanjaan.
Dijelaskan, personel khusus yang memiliki keahlian menjinakkan bahan peledak disiagakan di objek vital seperti Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang terletak di Kota Banjarbaru.
Kemudian, Pelabuhan Trisakti di Kota Banjarmasin, Kantor Gardu Induk (GI) milik PLN di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru dan sejumlah pusat perbelanjaan di Banjarmasin.
"Personel disiagakan di bandara dan pelabuhan mengantisipasi kemungkinan karena tempat berkumpulnya orang, dan kantor PLN untuk mencegah terjadinya gangguan kelistrikan," ucapnya.
Dikatakan, selain menempatkan personel di lapangan, sejumlah personel juga disiagakan di markas komando dan setiap saat diturunkan untuk membantu pengamanan dan pemulihan kondisi.
"Personel yang disiagakan di markas komando dan siap diturunkan setiap saat sebanyak 2 satuan setingkat kompi (SSK) atau 200 orang," ujar perwira menengah berbadan besar itu.
Ditambahkan, personel Brimobda Kalsel yang diturunkan mendukung operasi kepolisian dengan sandi "Ramadaniya 2016" sebanyak 300 orang dari 600 personel keseluruhan.
"Sejauh ini, situasi kamtibmas di Kalsel aman dan terkendali. Harapan kami, situasi kondusif terus terpelihara dan masyarakat turut menjaga kondisi seperti ini," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.