eknolongi komunikasi seperti BBM bisa menjadi media sosial yang tepat dalam kegiatan sharing pengalaman, dialog dan saling memotivasi untuk bisa mewujudkan desa yang bebas BAB sembarangan,
Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) menerapkan teknologi komunikasi dalam mendukung percepatan desa bebas Buang Air Besar (BAB) sembarangan di Kabupaten Tabalong dan Balangan, Kalimantan Selatan, sehingga memudahkan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi program.

Salah satu fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang menjadi mitra YABN Budi Purwanto di Tanjung, Kamis mengatakan, kunci pemberdayaan salah satunya sharing strategi dan pergerakan yang nyata untuk mencapai desa bebas BAB sembarangan.

"Teknolongi komunikasi seperti BBM bisa menjadi media sosial yang tepat dalam kegiatan sharing pengalaman, dialog dan saling memotivasi untuk bisa mewujudkan desa yang bebas BAB sembarangan," jelas Budi.

Hal senada juga diungkapkan Kader STBM dari Desa Sungai Ketapi Kabupaten Balangan Hadi, kalau BBM group sangat membantu dalam kegiatan dialog dan diskusi terkait pembangunan WC di desa sasaran.

BBM Group telah akrab sebagai media komunikasi kader STBM desa, fasilitator STBM, sanitarian, serta tim kesehatan YABN sejak 2015.

"Monitoring dan evaluasi perkembangan desa sasaran Open Defecation Free (ODF) atau bebas BAB sembarang berjalan lebih efektif dan efisien dengan pemanfaatan teknologi komunikasi," ungkap Asisten Manager YABN Zuraida Hamdie.

Melalui teknologi ini tiap desa sasaran dapat dapat melakukan sharing perkembangan dan saling bertukar strategi untuk melakukan fasilitasi di desa masing-masing dan dampaknya sangat signifikan setiap desa termotivasi untuk melakukan percepatan desa bebas BAB sembarangan.

Sebelumnya tercatat 15 desa sasaran program STBM YABN di kabupaten Tabalong, Balangan dan Bartim, hasilnya 11 desa telah bebas BAB sembarangan.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026