Banjarmasin (ANTARA) - Khatib Guru H Muhammad Bachtiar  mengatakan istiqamah (berketetapan/berpendirian) dalam lima perkara akan memperoleh kemuliaan dan penghormatan yang tinggi.

Pensiunan Guru Agama tersebut mengatakan itu dengan mengutip pendapat seorang ulama Imam Abu Laila Assamarhandi dalam khutbahnya usai shalat gerhana berjamaah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya, Banjarmasin Selatan, sesudah shalat Maghrib, Selasa.

Ia menerangkan, kelima perkara yang kaum Muslim harus istiqamah melakukan yaitu menahan diri dari segala maksiat, sebagaimana Al Qur'an Surah Anna zi'aat ayat 40-41.

Bahwa dalam ayat suci Al Qur'an tersebut  dinyatakan : "Adapun orang-orang yang takut akan kebesaran Tuhannya dan menahan diri (nafsu) dari maksiat, maka sorgalah tempat menetapnya".

Selain itu, istiqamah  menerima dengan lega hati atas pemberian Allah berupa kekayaan dunia (qanaah), melakukan ibadah secara tertib, dan istiqamah dengan mengharap ampunan dan sorga dari Allah.

Kemudian menyenangi orang-orang shaleh dan menjalin hubungan baik dengan mereka, serta perbanyak berdoa memohon sorga dan husnul khaatimah.

Mengenai Gerhana Bulan, dia mengingatkan, hal tersebut semata-mata Kemahakuasaan Allah sebagaimana Surat Yasin ayat 82 serta hadist Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

"Karena pada masa Rasulullah ada yang menghubungkan Gerhana Bulan dengan kematian Ibrahim (putra Beginda Rasulullah). Ketika itu Rasulullah pun menyatakan Gerhana Bulan tidak ada hubungan dengan kematian anak, tapi murni Kemahakuasaan Allah," kutipnya 

Pelaksanaan shalat Gerhana Bulan dua rakaat empat kali ruqu' dan membaca Surah Al Fatihah sebagaimana kebanyakan pengikut Imam Syafi'i, Maliki dan Imam Hanifah ditutup dengan khutbah.

Menyambut Gerhana Bulan kaum Muslim di Banjarmasin melaksanakan shalat sunat sebagaimana anjuran Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, kendati tidak melihat keadaan peristiwa alam yang langka tersebut karena faktor cuaca.

 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026