Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Kota Kandangan terus berbenah dalam menghadapi penilaian Adipura utamanya dalam perbaikan infrastruktur, armada angkutan umum, PJU, tenaga kebersihan termasuk peningkatanan peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan bersih baik melalui pertemuan ataupun Bank Sampah.
Kabid Kepermaian Dinas Lingkungan Hidup, Tata Kota dan Perdesaan Ika Aguspiannor, H mengatakan, penghargaan Adipura bukanlah tujuan akhir, namun menjadi salah satu sarana mendorong tumbuhnya budaya hidup bersih pada masyarakat, minimal menjaga kebersihana di sekitar kediaman masing-masing.
Sebagai upaya mengoptimalisasi semua komponen tersebut, pemerintah akan terus menisinergikan dan meningkatkan penilaian Adipura yang didukung oleh 136 orang tenaga kebersihan, empat truk jalur TPS dengan armada tiga amrol, 12 bentor dan tossa serta satu unit mobil skylive untuk PJU.
Selain itu, tambah dia, pihaknya juga melakukan pengelolaan TPA Marutu yang saat ini dilakukan perbaikan, antara lain melalui penghijauan sekitar TPA, dan tutupan sebaran sampah.
Kemudian memperbaiki tutupan saluran drainase yang telah diperbaiki bersama Dinas PU setempat, juga sebaran lalat yang telah diantisipasi dengan baik.
"Pasar juga menjadi titik pantau petugas kita, antara lain dengan melakukan koordinasi dengan Kantor Pasar Los Batu," katanya.
Selain itu, juga pembagian tugas di dalam pasar yang kebersihannya, juga menjadi tanggung jawab Kantor pasar.
"Sementara di luar pasar menjadi tanggung jawab petugas kebersiihan kita sehingga senantiasa bersinergi",ujarnya.
Usaha lain yang tak kalah penting, memperbanyaknya tempat sampah di beberapa titik, dan mengundang lurah ataupun ketua RT dilingkungan masing-masing untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mendukung upaya Pemerintah Kabupaten meraih Adipura ini.
Peningkatkan partisipasi masyarakat, juga dilakukan melalui bank sampah dengan harapan warga masyarakat ikut peduli untuk melakukan pemilahan sampah.
"Pemilahan sampah bakal jadi persoalan tersendiri kalau tidak berdasar kesadaran masyarakat agar sebelum membuang sampah dipilah dulu," katanya.
Dirinya juga menyampaikan klarifikasi terkait adanya tempat pembuangan dipinggir jalan Negara yang lokasinya berdekatan dengan Rumah Sakit Pratama Negara.
Menurut dia, lahan itu milik warga yang meminta lahannya dibuangi sampah untuk meninggikan tanahnya, namun pihaknya telah mengevaluasi karena berada dilahan rawa maka tidak ada lagi pembuangan sampah di sana.
