Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Selatan melakukan sidak terhadap makanan kedaluwarsa di supermarket dan beberapa pertokoan di kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kalsel Endah Suhartati di Banjarmasin Selasa mengatakan, sidak terhadap beberapa toko dan supermarket tersebut mendapatkan hasil yang cukup menggembirakan.

"Kita tidak menemukan makanan kedaluwarsa kecuali hanya beberapa kaleng makanan yang penyok dan telah kami minta untuk tidak dipajang dan dikembalikan ke distributor," katanya.

Hal tersebut, tambah dia, cukup menggembirakan karena menjadi salah satu indikasi pedagang maupun konsumen sudah memiliki kesadaran untuk lebih teliti dalam menjual dan membeli barang-barang terutama produk makanan.

Kondisi tersebut, kata dia, jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang ditemukan banyak produk makanan kedaluwarsa yang masih dijual sehingga sangat merugikan masyarakat atau konsumen yang membeli.

Menurut Endah, kesadaran tersebut terjadi karena pemerintah dan pihak-pihak terkait selalu melakukan sosialisasi terhadap pedagang maupun masyarakat untuk lebih waspada terhadap produk-produk kadaluarsa.

"Dalam satu tahun kita beberapa kali melakukan sidak ke toko-toko dan supermarket untuk memastikan barang-barang yang dijual tidak kedaluwarsa, dan hasilnya pada sidak terakhir, sebagian besar produk yang dijual merupakan produk baru dengan masa kedaluwarsa minimal 2012," katanya.

Bahkan tambah dia, produsen kini rata-rata juga mencantumkan bahan produk yang antara lain untuk membedakan makanan tersebut boleh dimakan orang muslin atau tidak.Misalnnya saja, tambah dia, beberapa produk dicantumkan label, "makanan ini mengandung babi" dan lainnya, sehingga masyarakat relatif terlindungi.

"Selain sosialisasi yang cukup gencar, saat ini konsumen juga cukup cerdas untuk berbelanja, hal tersebut juga menyadarkan pedagang untuk tidak menjual barang kadaluarsa," katanya.

Menjelang lebaran, kata dia, pihaknya akan kembali melakukan sidak ke lokasi-lokasi yang sama bahkan hingga ke pasar-pasar untuk memastikan bahwa barang-barang yang dijual memang benar-benar barang baru.

Sebagaimana pengalaman tahun-tahun sebelumnya, barang kedaluwarsa akan banyak beredar untuk mengisi parsel yang disiapkan untuk memberikan bingkisan oleh perusahaan kepada relasi kerja.

Di dalam parsel tersebut, biasanya petugas toko akan menyelipkan sebagian produk kedaluwarsa untuk dijual secara paket.(B/A)


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026