"Jauh banyak jumlah Napi dibandingkan dari jumlah petugas yang melakukan jaga Lapas," tuturnya kepada Wartawan Antara, Selasa.
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel Harus Sulianto di Banjarmasin mengatakan, jumlah narapidana (Napi) dan petugas jaga di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin tidak berimbang jumlahnya.


"Jauh banyak jumlah Napi dibandingkan dari jumlah petugas yang melakukan jaga Lapas," tuturnya kepada Wartawan Antara, Selasa.

Ia mengatakan, saat ini jumlah Napi yang berada di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin total semuanya berjumlah 2480 orang, dan ini sudah melebihi kapasitas layak huni Lapas.

Sedangkan untuk petugas yang jaga di Lapas sendiri, hanya berjumlah 12 orang dan ini merupakan rasio kedua tertinggi se-Indonesia.

"Bayangkan saja dengan rasio seperti itu maka satu orang petugas jaga harus mengawasi dan menjaga 200 orang Napi," ucapnya.

Terus dikatakannya, seharusnya yang standar itu minimal satu orang berbanding 25 orang dan itu sesuai dengan amanah dari PBB," ujarnya didampingi Kalapas Teluk Dalam Banjarmasin Edi Teguh Widodo.

Dengan adanya alasan seperti itu maka kaburnya salah satu tahanan Habib Muchdar yang kabur dari Lapas Teluk Dalam, Jumat (15/8) silam, tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepihak Lapas karena kurangnya pengawasan.

Hingga saat ini dan sesuai keterangan dari pihak kepolisian belum ditemukan indikasi keterlibatan dari petugas jaga di Lapas Teluk Dalam.

"Kalau ada petugas kami yang membantu kaburnya Nama bernama Habib Muchdar itu maka langsung kami tindak tegas," katanya.

Muchdar Assegaf bin Hasan Assegaf (60) atau lebih dikenal dengan sebutan Habib Muchdar yang merupakan narapidana dari Lapas Teluk Dalam Banjarmasin itu kabur beberapa waktu lalu dan saat ini telah berhasil ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalsel.

Berdasarkan keterangan dari Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kalsel Kombes Pol Yustan Alpiani di Banjarmasin, mengatakan Habib Muchdar sudah berhasil tertangkap pada pada Kamis (12/11).


Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026