Program Nasional Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) menjadi salah satu bukti program pemerintah yang mampu mendukung percepatan pembangunan di daerah.
"Program ini memang untuk membantu masyarakat yang jauh dari kemapanan baik dari aspek sosial maupun finansial," kata Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming, Rabu (6/7).PNPM-MP 2011 diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.
Melalui Semiloka juga diharapkan proses pengembangan kapasitas kelembagaan dan optimalisasi sumber keuangan daerah menjadi meningkat secara efektif dan efisien baik dalam hal perencanaan maupun penggunaannya.
PNPM-MP merupakan program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini dinilai pemerintah berhasil menyelesaikan persoalan lapangan kerja dan pendapatan bagi kelompok masyarakat miskin serta menumbuhkan kebersamaan masyarakat dalam hal pengelolaan pembangunan daerah.Menurut Rachmadi, sesuai visi dan misi pemerintah Kabupaaten Tanah Bumbu, Program PNPM-MP juga harus mampu membuka pola pikir masyarakat pedesaan supaya lebih mudah melihat peluang kerja yang ada di sekitarnya.
Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah seiring terciptanya lapangan kerja baru yang mampu mereka kembangkan.
Di Kabupaten Tanah Bumbu, katanya, jumlah masyarakat miskin saat ini masih berkisar 10 persen. Namun, sesuai rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), pemerintah mentargetkan jumlah tersebut berkurang menjadi sembilan persen pada 2015.
"Jumlah ini juga masih termasuk tinggi. Namun, ini sudah hal yang berat bagi pemerintah untuk menurunkan angka tersebut karena jumlah penduduk juga terus meningkat setiap tahunya," jelas Rachmadi./yanto*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.