...realisasi pembangunan masih rendah karena sampai saat ini masih proses lelang kegiatan,"Kotabaru, (AntaranewsKalsel) - Realisasi pembangunan fisik APBD Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, periode 2015 baru sekitar 27,25 persen dari total belanja sebesar Rp1,6 triliun.
Penjabat Bupati Kotabaru H Isra di Kotabaru, Senin, mengatakan, realisasi pembangunan masih rendah karena sampai saat ini masih proses lelang kegiatan.
"Mudah-mudahan pada September dan Oktober realisasinya sudah naik dan kelihatan, dan bisa mengejar yang tertinggal. Saya optimistis akhir tahun nanti realisasi APBD 2015 tinggi," ujarnya.
Isra meminta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama timnya untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh agar dapat mengejar ketertinggalan.
SKPD yang mendapatkan alokasi dana cukup besar dan kegiatannya cukup banyak diminta mempercepat proses lelang, karena apabila realisasinya rendah akan berdampak pada yang lainnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotabaru H Ansyar Noor menambahkan, realisasi fisik APBD baru kisaran 27,25 persen dan realisasi keuangan sekitar 17,53 persen dari belanja total Rp1,6 triliun.
"Sedangkan belanja langsung APBD Kotabaru 2015 sebesar Rp933 miliar," terang dia.
Menurut Ansyar, rendahnya realisasi pembangunan 2015 disebabkan beberapa faktor, di antaranya sistem pelaporan dari SKPD belum sesuai yang diharapkan, bahkan masih ada SKPD yang melaporkan realisasi terhitung April.
Selain itu, saat ini hampir sebagian besar kegiatan di SKPD masih dalam tahap pelelangan.
"Kami yakin Desember nanti realisasi bisa mencapai kisaran 90 persen," kata Ansyar.
Pewarta: Imam HanafiEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026