...pada tahun 2014 dana CSR dari PT SIS dianggarkan Rp2,7 miliar,"Balangan, (AntaranewsKalsel) - Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menerima bantuan bidang kesehatan dan pendidikan senilai Rp930 juta dari dana corporate social responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia dan mitra kerjanya.
Deputy General Manager PT Saptaindra Sejati (SIS), Akhmad Rizaq Fuadi, di Paringin, Kalsel, Minggu, mengatakan, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) itu berupa bangunan fisik berupa Poskesdes beserta peralatan dan bangunan ruang kelas.
"Untuk bangunan Poskesdes satu buah di Desa Lamida Bawah, Kecamatan Paringin, senilai Rp299 juta, dan peralatannya senilai kurang lebih Rp30 juta," paparnya.
Kemudian, lanjutnya, empat bangunan ruang kelas bertingkat (RKB) di SDN Batupiring, Kecamatan Paringin Selatan, senilai Rp599.497.000.
Seluruh program yang dilaksanakan oleh CSR Adaro Group itu, ujar Akhmad Rizaq, didesain bersama Pemerintah Kabupaten Balangan dan Adaro.
"Bantuan CSR meliputi sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, olah raga dan sosial budaya, dan dirancang bersama antara Pemerintah Kabupaten Balangan dengan pihak Adaro Indonesia," ujarnya.
Dana CSR Adaro Group tersebut, katanya, berasal dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam Adaro Group, termasuk PT SIS yang menganggarkan bantuan CSR sebesar Rp1,5 miliar di tahun 2015.
Jumlah tersebut, lanjutnya, jauh menurun dari tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2014 dana CSR dari PT SIS dianggarkan Rp2,7 miliar.
Berkurangnya dana tersebut tak lepas dari pengaruh pasaran batubara dunia yang terus menurun. Kondisi ini pun berpengaruh pada pendapatan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batubara, ujarnya.
"Walaupun pasaran batubara sekarang dalam tahap memprihatinkan, namun perusahaan-perusahaan yang tergabung di Adaro Group tidak pernah mengesampingkan bantuan dana CSR untuk pemerintah dan masyarakat setempat," katanya.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.