Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menganggarkan dana untuk pembangunan jalan tembus antar kabupaten yaitu jalan Margasari Kabupaten Tapin dan jalan Marabahan Kabupaten Barito Kuala.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kalsel Arsyadi di Banjarmasin,
Rabu, mengatakan pembangunan jalan tembus tersebut segera direalisasikan pada awal 2011 dan diharapkan akan memenuhi target pada akhir tahun anggaran.

"Kalau untuk keseluruhan tidak mungkin kami selesaikan pada 2011 ini,
namun pembangunan akan berlanjut hingga 2015," katanya.

Menurut dia, jalan yang akan dibangun tersebut sepanjang 26 kilometer
dengan lebar sekitar 5 meter, sehingga bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

Begitu juga dengan kualitas aspal juga akan dibangunkan lebih baik
lagi sehingga bisa tahan minimal lima tahun.

"Kita telah anggarkan pembangunan jalan tersebut jauh lebih baik
antara lain ketebalan aspal biasanya hanya 4,5 sentimeter kini menjadi 6
sentimeter," katanya.

Menurut dia, pada pembangunan sebelumnya, pihaknya hanya mengejar
kuantitas panjang jalan, namun kini sudah beralih ke kualitas pembangunan jalan.

Dengan demikian, kata dia, pembangunan jalan akan lebih awet dan
tahan lama.

"Kalau yang sekarang jalan cepat rusak, karena aspalnya tidak terlalu
tebal," katanya.

Pernyataan Arsyadi tersebut menjawab keinginan warga desa Kecamatan
Candi Laras Utara Kabupaten Tapin yang menagih janji kepada Gubernur Kalsel Rudy Ariffin.

Menurut beberapa tokoh kecamatan tersebut pada pertemuan dengan
anggota Jurnalis Pena Hijau (Kojhi) Kalimantan Selatan dan perusahaan Tapin Coal Terminal (TCT) pada saat pemilihan gubernur, Rudy Ariffin berjanji bila terpilih segera merealisasikan pembangunan jalan di daerah tersebut.

"Kenyataannya hingga kini janji tersebut tidak juga terealisasi,"
kata tokoh masyarakat kecamatan Candi Laras Utara Arpuadi./B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026