"Dengan membawa ribuan paket sembako, sarung laki-laki dan perempuan serta selimut bayi, wakil rakyat itu menyambangi desa-desa yang masih terdampak banjir sekaligus menyerahkannya," ujar staf Humas Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel Ricky Herald melalui WA, malam Senin.
Banjir yang masih melanda di sebagian wilayah daerah pertanian pasang surut Batola tersebut menjadi sasaran kunjungan mantan bupati setempat dua periode itu, lanjut staf Setwan Kalsel.
Politikus kawakan Partai Golkar itu, di sela-sela reses menyatakan turut prihatin atas musibah banjir yang juga melanda desa-desa di wilayah Batola atau lumbung padi provinsi setempat setelah Kabupaten Banjar, Kalsel.
Mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar asal daerah pemilihan Kalsel itu berharap warga yang terkena musibah dapat bersabar dan tetap semangat dalam menghadapi kejadian.
"Sebagai wujud perhatian dan kepedulian, kami datang untuk melihat kondisi desa dan warga, sekaligus memberikan bantuan. Semoga ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ucapnya.
Selain melihat dari dekat kondisi desa dan warga tersebut, suami Hj. Noormiliyani (kini Bupati Batola) juga berdialog dengan para Kepala Desa setempat untuk mendengar aspirasi dan harapan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sebagian besar warga berharap adanya perbaikan dan peningkatan infrastuktur jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir, bantuan alat dan mesin pertanian, bantuan rehab bangunan sekolah dan masjid, bantuan bibit buah-buahan, dan lain-lain.
Kepala Desa Semangat Karya Kecamatan Alalak, Batola Nur Ipansyah atas nama warga desanya menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Bantuan ini tentunya sangat berarti bagi warga kami yang tertimpa musibah,” ujar laki-laki kelahiran Tahun 1957 berbintang Libra itu seraya berharap aspirasi dan harapan warga setempat dapat terealisasi.
Menanggapi permohonan itu, Hasan yang juga anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel mengatakan akan memilah-milah usulan warga sesuai kewenangannya. Apakah ke tingkat pusat, provinsi, atau cukup kabupaten saja yang menanganinya.
Namun alumnus Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu mengajak warga untuk sama-sama prihatin dengan kondisi bangsa yang juga tengah menghadapi pandemi COVID-19.
Ia mengingatkan warga di pengungsian khususnya, untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.
"COVID-19 nyata dan jangan dianggap main-main atau hoaks”, tegas H Hasan seperti dikutip staf Humas Setwan Kalsel.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026