Hulu Sungai Tengah Kalsel (ANTARA) - Anggota DPRD Kalimantan Selatan ( Kalsel) Athaillah Hasbi mengatakan, keberadaan kolam regulasi di Mandingin, Kecamatan Barabai atau ibukota Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) percepat penurunan banjir.
"Alhamdulillah dengan keberadaan kolam regulasi Mandingin sebagai pengendali banjir, banjir di kota Barabai (165 km timur laut Banjarmasin) cepat turun," ujar Athaillah Hasbi ketika dikonfirmasi, Senin.
Wakil rakyat dari Partai Golkar kelahiran HST itu menunjuk contoh banjir yang melanda "kota apam" Barabai atau "Bandung van Borneo"(sebutan masa Hindia Belanda) baru-baru ini.
" Dulu sebelum ada kolam regulasi banjir di Barabai merendam sampai tiga empat hari. Tapi dengan adanya kolam regulasi banjir hanya beberapa jam merendam kota Barabai. Alhamdullilah banjir kali ini tidak seperti tahun 2021 yang cukup parah," demikian Athaillah Hasbi
Sementara banjir yang melanda Bandung van Borneo, Senin (18/5/2026) akibat banjir kiriman dari pegunungan meratus merandam beberapa wilayah kota Barabai antara lain dekat SMPN 3 dengan tingkat kedalaman selutut orang dewasa
Banjir yang melanda kota Barabai akibat luapan sungai Barabai yang berhulu dikali Benawa/pegunungan meratus karena hujan dalam dua hari terakhir
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026