"Tahun ini perkumpulan petani pemakai air Desa Nalui Kecamatan Jaro yang berhasil masuk nominasi nasional karena sebelumnya juara 1 untuk lomba pengelolaan irigasi di tingkat propinsi Kalsel," jelas Johan.
Sebelumnya lomba serupa juga diikuti perkumpulan petani pemakai air (P3A) Desa Jaro Kecamatan Jaro hingga ke tingkat nasional yang diadakan direktorat pengelolaan air irigasi, Direktorat jenderal sarana dan prasarana pertanian, Kementerian Pertanian.
Penilaian lomba tambah Johan mencakup administrasi, pendalaman profil dan tahap peninjauan lapangan kepada P3A yang masuk nominasi dalam rangka pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi partisipatif.
"Lomba ini rutin dilaksanakan tiap tahun dalam rangka peningkatan kinerja perkumpulan petani pemakai air,
dimana petani punya tanggungjawab besar dalam pengelolaan jaringan irigasi tingkat usaha tani," jelas Johan lagi.
Sementara itu Kabid tanaman pangan dan hortikultura, Distanakkan Tabalong, Syam`ani mengatakan saat ini ada 4 perkumpulan petani pemakai air di Bumi Saraba Kawa masing-masing di 2 perkumpulan di Jaro dan 1 di Muara Uya dan Banua Lawas.
"Sesuai dengan mandat menteri pertanian dalam pengelolaan irigasi tingkat usaha tani perlu dilakukan pembinaan dan pemberdayaan kelembagaan petani pemakai air dan di Tabalong baru ada 4 perkumpulan petani pemakai air," jelas Syam`ani.
Syam`ani menambahkan pembinaan terhadap P3A juga terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam pengelolaan irigasi dan kelembagaannya
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.