"Pelantikan gubernur Kalsel 2010 - 2015 Insya Allah 5 Agustus mendatang sesuai masa berakhinya kepemimpinan daerah Kalsel periode 2005 - 2010," tandasnya menjawab ANTARA di Banjarmasin, Kamis.
Rencana pelantikan gubernur terpilih H. Rudy Ariffin sesuai pembicaraan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, lanjutnya sekembali konsultasi dengan Mendagri.
Dalam konsultasi dengan Mendagri tersebut sekaligus menyampaikan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kalsel 2 Juni lalu, untuk diproses lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku guna mendapatkan surat keputusan Presiden Republik Indonesia.
Ketika itu, Mendagri menyambut positif atas pelaksanaan Pilkada Kalsel yang berjalan dengan aman, kendati suhu politik sempat memanas namun tidak menimbulkan anarkis, lanjutnya didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Fathurrahman dari PPP.
"Pilkada Kalsel 2010 hendaknya menjadi pembelajaran kita semua agar Pilkada mendatang bisa lebih baik lagi baik dalam penyelenggaran maupun hasil pelaksanaan," demikian Nasib.
Pada Pilkada Kalsel 2010 terdapat lima pasangan calon gubernur/wakil gubernur (cagub/cawagub) masing-masing (sesuai nomor urut), H. Khairil Wahyuni, staf ahli kantor pusat PLN - H. Alwi Sahlan, Wakil Wali Kota Banjarmasin dari jalur independen.
H. Sjachrani Mataja, Bupati Kotabaru - Gusti Faried Hasan Aman, anggota DPD RI, mendapat dukungan PBR dan PAN serta H. Rudy Ariffin (incumbent) - H. Rudy Resnawan, Wali Kota Banjarbaru atas dukungan PPP, Partai Gerindra dan Partai Golkar.
H.M Rosehan NB (Wagub Kalsel) - H. Saiful Rasyid, Bupati Hulu Sungai Tengah atas dukungan PBB, PDIP dan beberapa partai nonparlemen serta H. Zairullah Azhar, Bupati Tanah Bumbu - Habib Aboe Bakar Al Habsyie, anggota DPR-RI didukung PKS, Partai Demokrat, PKB dan PNBK.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.