Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin,  (Antaranews.Kalsel) - Warga Komplek Citra Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menangkap basah tiga pelajar sebagai pelaku pencurian gas elpiji di komplek tersebut.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Banjarmasin Timur, AKP Andhika di Banjarmasin, Sabtu mengatakan, ketiga pelaku tersebut memang benar pelajar dan mereka ditangkap warga saat mencuri gas elpiji tiga kg .

Setelah warga menangkap tiga pelaku tersebut, langsung diserahkan ke Polsekta Banjarmasin Timur, dengan barang bukti yang dicuri oleh ketiga pelaku tersebut.

Korban Rusmadi, Pemilik Toko Citra di Komplek Citra, dan gas tersebut ditaruhnya di samping rumah, dan kini korban telah membuat laporan di Polsek guna proses hukum lebih lanjut.

Terus dikatakan, ketiga pelaku itu diketahui bernama, MA (15) pelajar, M Ali (19) pelajar, MR (16) pelajar, ketiga pelaku pencurian tersebut warga Tunjung Maya Banjarmasin Timur.

Untuk ketiga pelaku yang juga masih berstatus pelajar itu, ditangkap warga Komplek Citra Jalan Lingkar Dalam Utara Banua Anyar Banjarmasin Timur, pada Sabtu (8/2) dini hari, sekitar pukul 02.00 wita.

"Saat ini mereka bertiga sedang dalam pemeriksaan pihak penyidik atas perbuatan mereka masing-masing, dan diduga para pelaku ini sering melakukan pencurian gas elpiji," terangnya kepada Antara.

Hasil penyidikan sementara polisi, para pelaku tersebut dijerat dengan pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan ancaman hukum diatas lima tahun.

Status mereka juga sudah ditingkatkan menjadi tersangka, dan dilakukan penahanan di sel tahanan Polsek guna menjalani proses hukum atas perbuatan pidana yang mereka lakukan, demikian Andhika.

Sementara itu, MR mengatakan, dirinya mencuri gas elpiji sudah tiga kali dan dijual kepada seorang yang diduga sebagai penadah beinisial GL warga pasar Batuah Veteran Banjarmasin Timur.

Elpiji 3 kg itu harganya Rp 150.000 namun dijual seharga Rp 80.000, dijual murah agar cepat laku dan duitnya bisa digunakan untuk keperluan dan kebutuhan hidup.

"Saya nekat mencuri gas elpiji 3 kg karena ringan diangkat dan cepat dijualnya, uang hasil penjualan itu, saya gunakan untuk belanja sehari-hari," ucapnya sambil tertunduk menutupi wajahnya. 


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026