Oleh Imam Hanafi

Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Manajamen industri semen merek Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, peduli terhadap dunia pendidikan dengan membangun gedung sekolah di desa binaanya.

Corporate Social Responsibility (CSR), Section Head Indocement, Yanuar Arif, mengatakan, Indocement membangun dua gedung sekolah di desa binaan sebagai bentuk kepedulian manajemen terhadap dunia pendidikan.

"Dua ruang kelas untuk madrasah diniyah, dan dua ruang belajar untuk taman kanak-kanan," kata Arif, melalui siaran persnya.

Program CSR Indocement pilar pendidikan semester pertama 2014, ujar Arif, berupa beasiswa, anak asuh, lomba kreativitas siswa, rehab ruang belajar untuk Madrasah Sabiilul Muttaqin Desa Tegalrejo.

Bantuan alat belajar TK Batulasung, bantuan lapangan olahraga SDN 1 Tarjun, pelatihan keterampilan, training perikanan peternakan pertanian perkebunan.

Arif menambahkan, pilar kesehatan, berupa pelayanan kesehatan di semua desa binaan, pemberian makan tambahan untuk anak guna menghindari gizi buruk, donor darah, pembangunan MCK umum Desa Cantung Kiri Hilir, bantuan kendaraan angkut sampah, pengelolaan dan operasional sampah desa.

Pilar ekonomi, berupa pembinaan, permodalan dan pelatihan untuk usaha kecil menengah (UKM), penyalurkan kredit modal kerja untuk UKM, bantuan alat tangkap ikan nelayan.

Sedangkan pilar sosial budaya agama dan olahraga, berupa, bantuan renovasi Masjid Darul Muttaqin Desa Tarjun, perbaikan jalan utama desa, pembangunan parit, perbaikan gorong-gorong, semenisasi halaman kantor, satu unit bangunan ruang kelas TPA Desa Sidomulyo, bhakti sosial, acara keagamaan dan tabliq akbar.

Bantuan sarana kesenian, pembangunan pagar mushola, bantuan computer desa, rehab Masjid Al Mustaqiem Desa Sungai Kupang, pembangunan pagar makam Desa Sidomulyo, dan pagar makam Desa Langadai.

Pilar keamanan, berupa pembangunan pos kamling dua unit, training pemadaman kebakaran dan Linmas Tarjun.

Program CSR di Pabrik Tarjun dilakukan di 10 desa binaan yang berlokasi di sekitar perusahaan.

Kepala Desa Langadai, Eddy Marhadi, mengatakan, pembangunan ruang belajar itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat desanya dalam meningkatkan sumber daya manusia di daerah.

"Sebanyak 75 anak bersekolah di Madrasah Diniyah dan 52 anak bersekolah di TK desa Langadai," katanya.

Sedangkan tenaga pengajar empat guru madrasah diniyah dan tiga guru dibiayai secara swadaya melalui yayasan, satu guru bantuan dari Indocement.

Dia berharap para guru dan pelajar dapat berbuat maksimal dalam meningkatkan mutu pendidikan, untuk meraih prestasi yang berguna bagi masa depan bangsa.

Bagi siswa juga harus giat belajar, dan guru giat mengajar dengan optimis sepenuhnya, dan setulus hati juga senantiasa menjaga, memelihara serta memanfaatkan sarana-prasarana pendidikan dengan sebaik-baiknya.



Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026