Martapura (ANTARA) - Gelaran Haul ke-15 KH Zaini bin Abdul Ghani atau akrab disapa Guru Sekumpul, di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang di kawasan Sekumpul. Omzet pedagang meningkat berkali-kali lipat dari hari biasa.
"Alhamdulilah jualan mulai ramai sejak satu minggu terakhir," ucap H Ahmad (46), pedagang di Jalan Kubah, Kelurahan Sekumpul.
Menurut dia, foto Abah Guru Sekumpul paling laris dibeli jamaah. Selain foto dengan bingkai figura, jam dinding bergambar Guru Sekumpul juga banyak diminati.
"Untuk jam dinding harga penjualan sekitar Rp70 ribu. Sedangkan figura kisaran Rp150 ribu ukuran sedang hingga besar," ungkapnya.
Ahmad yang dibantu dua karyawannya dalam berjualan mengaku tidak ada kenaikan harga meski pembeli sedang ramai.
Hal itu dilakukan mengingat dalam berjualan hanya mencari berkah dan tak semata-mata urusan keuntungan.
"Alhamdulilah rezeki berjualan di kawasan Kubah Abah Guru Sekumpul sudah sangat kami syukuri. Kadang kalau ada jamaah uangnya kurang namun dia sangat ingin membeli, kami kasih saja dengan uang seadanya," tuturnya.
"Alhamdulilah sudah bisa ke Sekumpul mengikuti Haul Abah Guru. Saya beli baju bergambar Abah Guru dan buku profil Guru Sekumpul," kata warga asal Makassar, Sulawesi Selatan itu.
Aneka dagangan memang banyak ditemukan di kawasan Sekumpul. Selain pertokoan penjual baju muslim dan bermacam aksesoris yang memang telah ada setiap harinya, pedagang dadakan juga menjamur di setiap momen Haul Guru Sekumpul.
Semuanya mengais rezeki dari keberkahan Abah Guru Sekumpul yang dalam setiap haulnya dihadiri jutaan jamaah dari penjuru daerah di Indonesia, bahkan luar negeri.
Rangkaian pelaksanaan Haul ke-15 Guru Sekumpul akan dimulai Sabtu (29/2) malam di Kubah. Sedangkan puncaknya digelar pada haul Minggu (1/3) malam di Mushalla Ar-Raudhah.
