Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan melalui Badan Musyawarah lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut melakukan studi banding terkait penyusunan program tahunan.


"Studi banding untuk menyusun program DPRD Kalsel tahun 2014 itu ke DPRD Provinsi Banten, yang dijadwalkan 21 - 23 November 2013," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Iqbal Yudiannoor, Rabu.

Sebenarnya, menurut politisi muda Partai Demokrat itu, sesuai tugas pokok dan fungsi Badan Musyawah (Banmus), sasaran studi banding bisa pula secara menyeluruh atau umum, bukan hanya mengenai penyusunan program tahunan.

Oleh karena itu, lanjutnya, sebagai bagian tugas kedewanan, studi banding tersebut bagi Banmus DPRD Kalsel juga merupakan hal yang penting.

"Dari hasil studi banding tersebut, kami berharap, program tahunan (2014) DPRD Kalsel bisa lebih sempurna atau lebih baik lagi," ujarnya.

Mengenai jadwal bulanan kegiatan DPRD Kalsel yang sering berubah-ubah, dia menegatkan, hal itu bukan berarti ketidakmatangan dalam membuat perencanaan, tapi dikarenakan dinamika yang terus berkembang.

"Dinamika tersebut juga tidak terlepas dari perkembangan eksternal Dewan, yang harus segera kita respons. Untuk itu pula kita perlu melakukan penyesuaian kembali jadwal kegiatan DPRD Kalsel," tandasnya.

Menjawab pertanyaan, mengapa studi banding ke Prov Banten, dimana gubernurnya sedang terkena masalah, dia menyatakan, sesuai jadwal Banmus DPRD Kalsel akan bertemu Banmus/Pimpinan DPRD provinsi tersebut.

"Jadi studi banding Banmus DPRD Kalsel ke Prov Banten tidak masalah. Kami tidak akan mencampuri urusan pemerintah provinsi (Pemprov) Banten, termasuk persoalan gubernurnya," demikian M Iqbal.

  Bersamaan studi banding Banmus DPRD Kalsel itu, Badan Kehormatan (BK) lembga legislatif tingkat provinsi tersebut juga melakukan kunjungan kerja keluar derah.    


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026