Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Delapan pria yang saat razia oleh kepolisian kedapatan sedang menenggak minuman keras serta tanpa memiliki identitas diri, kini menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Kamis mengatakan, delapan pria yang diamankan dalam razia preman Rabu (13/11) siang sekitar pukul 13.30 wita, semuanya harus menjalani proses Tipiring.

Namun sebelum dikirim ke PN untuk menjalani sidang Tipiring itu mereka juga menjalani pendataan dan pembinaan di Polresta Banjarmasin.

Bukan itu saja, delapan pria yang terjaring saat razia preman semuanya diamankan selama lebih kurang 1X24 jam di Satuan Sabhara Polresta tersebut.

"Razia preman ini akan terus kita lakukan secara rutin dan berkelanjutan hal itu dimaksudkan untuk mencegah dan meminimalisir kejahatan dan tindak kriminal di Kota Banjarmasin," terangnya.

Haryono juga mengatakan, pengawasan terhadap para premanisme itu akan dilakukan secara ketat apalagi sebentar lagi akan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Selain itu juga, mereka ditertibkan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang merasa resah dan terganggu atas kehadiran para preman tersebut sehingga secara rutin akan dilakukan penertiban.

"Masyarakat menyambut baik dengan digelarnya razia terhadap premanisme tersebut, dan mereka meminta razia ini terus dilakukan terutama dipasar-pasar yang ada di kota seribu sungai ini," tuturnya kepada Antara.

Razia preman ni selain di pasar-pasar seperti sebelumnya juga akan dilakukan di terminal-terminal yang ada di kota ini, sehingga apabila ada yang terjaring nantinya akan ditindak tegas.

"Kegiatan ini untuk menjaga, memelihara keamanan masyarakat di kota ini, dan dengan adanya razia ini semoga tindak kejahatan dan kriminal diwilayah pasar serta terminal berkurang bahkan tidak ada lagi," harapnya.

Untuk diketahui, dalam razia preman yang dilakukan polisi itu berhasil mengamankan delapan orang pria yang mana empat diduga menenggak minuman keras dan empat lainnya tidak memiliki identitas diri, dan semuanya diamankan saat razia di Pasar Sudimampir.


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026