"Sebelumnya personil polisi bersama tim gabungan sudah menggelar latihan sispamkota sebagai persiapan pengamanan pemilu kepala daerah nanti dan rencananya ada sekitar 260 anggota polisi yang terlibat dalam pengamanan di seluruh daerah pemilihan," jelas Iwan.
Dari pola TPS yang ada di empat daerah pemilihan, sebanyak 14 TPS tergolong rawan yakni di Kecamatan Bintang Ara dan Muara Uya sedangkan 590 TPS masih termasuk aman.
Untuk wilayah rawan 1 ploting personil mencakup 2 polisi, 2 TPS dan 4 petugas linmas dan rawan 2 dengan formasi 2 polisi, 1 TPS dan 4 petugas linmas.
Dengan jumlah TPS untuk pilkada yang akan dilaksanakan 13 Nopember 2013 sebanyak 604 buah, diakui Iwan memang tak sebanding dengan personil polisi yang ada di Polres maupun polsek setempat.
Karena itu dalam pengamanan pilkada, akan dibantu sekitar 90 orang anggota satuan Brimob, 30 personil sabhara Polda Kalsel dan masing-masing 30 personil dari Polres Balangan dan Polres Hulu Sungai Utara (HSU).
"Saat ini jumlah anggota polisi di lingkup Polres Tabalong hanya 383 orang dan yang terlibat dalam pengamanan langsung selama pelaksanaan pilkada hanya 260 orang karena itu kita mendapat bantuan personil dari polres lain termasuk polda dan brimob," tambah Iwan.
Sementara itu dari ploting personil di seluruh TPS, jumlah polisi paling banyak ditempatkan di Kecamatan Murung Pudak sebanyak 47 anggota karena di wilayah ini jumlah TPSnya juga paling banyak mencapai 118 TPS.
Sedangkan di Kecamatan Tanjung dengan 101 TPS akan ditempatkan sebanyak 40 personil dibantu petugas linmas.
Pewarta: Herlina Lasmianti: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.