Oleh Rusmanadi



Tanjung, (Antaranews.Kalsel) - Perkumpulan putera/puteri Saraba Kawa Tabalong, Kalimantan Selatan kembali menggelar workshop kelembagaan seni bagi sanggar kesenian yang menerima dana pembinaan dari PT Adaro Indonesia, 13 sampai 15 Juni.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Putera/Puteri Aaraba Kawa (Pusaka) Tabalong, Firman Yusi, Sabtu di Tanjung

mengatakan workshop kedua ini fokus pada pembahasan program sanggar seni yang ditetapkan sebagai sanggar seni terbaik pada festival Tabalong etnik 2011 dan 2012.

"Sanggar seni yang mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp25 juta dari PT Adaro Indonesia tentunya perlu

dikembangkan sehingga program yang dibuat bisa tercapai," jelas Firman.

Dana pembinaan yang bersumber dari program corporate social responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia tambah Firman bukan bersifat amal karena itu harus ada perubahan yang signifikan dalam rangka memperkuat lembaga-lembaga seni penerimanya.

Melalui workshop kelembagaan seni para pengurus sanggar mampu menyusun perencanaan yang matang dimana setiap program yang dibuat akan berkontribusi pada penguatan kelembagaan.

Sanggar peserta workshop diantaranya adalah Sanggar Tatau Tandrik, yang meraih predikat sanggar seni Dayak terbaik pada festival Tabalong etnik 2011.

Ada pula sanggar Suluh Banua, sebagai sanggar seni Banjar terbaik 2011), Sanggar Tatau Silu Bulau, sanggar Seni Dayak terbaik 2012 serta sanggar Misbahul Munir, sanggar Seni Banjar terbaik 2012.

Selaun itu ada pula sanggar Pusaka Tabalong yang menerima program khusus pengembangan seni teater tradisional Banjar untuk kesenian mamanda.

"Selain membahas visi dan misi masing-masing sanggar, perencanaan program dan indikator capaian bersama serta monitoring dan evaluasi juga kita diskusikan," tambah Firman.

Dokumen yang dihasilkan dari workshop diharapkan dapat menggambarkan input, output dan outcome dari setiap program yang disusun, tambah Firman.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026