Balangan, Kalsel,(Antaranews Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, sejak awal Maret lalu telah menerapkan billig system untuk pembayaran rekening tagihan air bersih.
Direktur PDAM setempat, Sundoyo di Paringin, ibu kota Balangan, Rabu, mengatakan, penerapan "billing system" berdampak bagus pada effisiensi dan kemudahan baik bagi petugas maupun pelanggan.
"Bila sebelumnya semua dilakukan secara manual, dengan penerapan billing system semua dapat dilakukan lebih mudah dengan hanya sekali tekan pada keyboard komputer," katanya.
Sebelumnya, proses pembayaran rekening tagihan air bersih yang dilakukan secara manual memerlukan waktu yang cukup lama hingga sampai pada tahap pelaporan keuangan.
Namun, ujarnya, melalui penerapan billing system, saat proses pembayaran tagihan rekening air bersih oleh petugas sudah mencakup laporan keuangan.
"Secara otomatis, jumlah pembayaran dari pelanggan yang di update oleh petugas langsung menjadi laporan keuangan sehingga sangat menghemat waktu dan lebih mudah," ujarnya.
Selain billing system, PDAM Balangan juga telah menerapkan sistem SMS center untuk menampung keluhan, pengaduan, saran dan pengecekan jumlah tagihan air bersih oleh pelanggan.
Ia menambahkan, untuk melayangkan keluhan, pengaduan, saran dan pengecekan jumlah tagihan, pelanggan tinggal mengirimkan pesan pendek dengan kode tertentu ke SMS Center.
"SMS center akan meneruskan pesan pendek dari pelanggan langsung ke telepon genggam petugas pengaduan, petugas lapangan, bidang terkait dan Direktur," tambahnya.
Saat ini PDAM Balangan mempersiapkan penanda tanganan nota kesepahaman dengan pihak PT Pos dan Giro serta perbankan untuk kerja sama pembayaran tagihan air bersih yang diharapkan sudah dapat terealisasi awal April mendatang.
 Juga tengah dilakukan penyesuaian server dan pembahasan tentang beban administrasi untuk pembukaan outlet-outlet pembayaran tagihan air bersih secara online. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.