Dikatakan oleh Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perikanan (PTHPP) setempat, Tuhalus di Paringin, ibu kota Balangan, Senin, hal tersebut juga dilakukan untuk mendukung pencapaian swasembada daging pada 2014 mendatang.
"Sebelumnya Balangan hanya memiliki satu ULIB. Dengan adanya pembangunan tersebut kini berjumlah tiga buah yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan populasi ternak sapi," katanya.
Sebelum adanya penambahan ULIB tersebut, satu unit yang telah ada mampu menghasilkan ternak sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 289 ekor pertahun.
Dengan adanya penambahan dua ULIB tersebut, ujarnya, kemampuan produksi ternak sapi hasil IB akan mampu ditingkatkan menajdi 500 ekor pertahun.
"Untuk peningkatan populasi ternak sapi, idealnya terjadi penambahan sebanyak 1.000 ekor pertahun yang didapat dari hasil IB sebanyak 500 ekor dan 500 ekor lagi berasal dari hasil usaha peternakan masyarakat," ujarnya.
Di Balangan, ternak sapi tercatat sebanyak 6.008 ekor dengan tingkat pertumbuhan sekitar 17,2 persen dan angka kelahiran sebesar 2 persen.
Ia menambahkan, dengan adanya dua ULIB tersebut diharapkan akan terjadi peningkatan pertumbuhan populasi ternak sapi setidaknya sebesar 10 persen sehingga menjadi 19,2 persen.
"Pembangunan dua ULIB tersebut sejalan dengan program pembentukan kawasan sentra peternakan oleh pemerintah daerah yang meliputi 13 desa di tiga kecamatan," tambahnya.
Pembentukan sentra kawasan peternakan itu dimulai pemerintah daerah setempat pada 2011 lalu dan memasuki 2013 ini sudah hampir rampung seluruhnya.
Dari 13 desa yang ada tinggal empat desa yang masyarakatnya belum melakukan kegiatan peternakan sapi. Dengan adanya penambahan ULIB, diyakini akan menunjang percepatan pembentukan kawasan tersebut.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.