Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan dan Perikanan (PTPHPP) setempat, Tuhalus di Paringin, ibu kota Balangan, Rabu, mengatakan 1.665 ekor ternak itu terdiri dari tiga jenis.
"Ternak yang telah disalurkan terdiri dari sapi, kambing dan itik kepada kelompok tani di tiga kecamatan yang masuk dalam areal rencana pembentukan kawasan sentra peternakan," katanya.
Ternak bantuan tersebut terdiri dari 312 ekor sapi, 20 ekor kambing dan 1.333 ekor itik yang berasal dari bantuan pemerintah provinsi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat dan pihak swasta.
Untuk ternak sapi, ujarnya, sebanyak 95 ekor merupakan bantuan yang berasal dari program Bantuan Ternak Sapi STSP-APBD I Provinsi Kalsel, 120 ekor bantuan PT Adaro Indonesia dan sisanya dari pemerintah daerah setempat.
"Melalui penyaluran bantuan ternak tersebut, pencanangan kawasan sentra peternakan dapat segera terwujud," ujarnya.
Pemerintah daerah setempat sejak 2011 lalu telah mencanangkan pembentukan kawasan sentra peternakan yang meliputi 13 desa di tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Batu Mandi, Paringin Selatan dan Lampihong.
Akhir 2011 lalu telah pula disalurkan bantuan ternak sapi kepada dua kelompok tani di Desa Matang Hanau dan Hulu Pasar, Kecamatan Lampihong.
Ia menambahkan, bantuan ternak kali ini disalurkan kepada lima kelompok tani dari lima desa di tiga kecamatan.
"Masing-masing kelompok tani dari Desa Mampangi di Kecamatan Batu Mandi, kelompok tani dari desa Papuyuan dan Lajar di Kecamatan Lampihong dan dari Desa Lingsir serta Surya Tama di Kecamatan Paringin Selatan," tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan ternak, pemerintah daerah setempat juga memberikan bantuan sebesar Rp60 juta untuk Unit Wilayah Inseminasi Buatan (ULIB) dan Rp95 juta untuk Penguatan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan Inseminasi Buatan (IB)./C
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.